In a few words

Posts tagged “baca aja

Mencari Crack, Keygen dan Serial Software dengan Craagle 3.0

Sebuah software shareware atau berbayar, meski dapat didownload gratis namun dalam installasinya, akan berfungsi hanya jika kita membeli key registrasi. Kita harus membayar via paypal atau kartu kredit… padahal kita betul-betul memerlukan software tersebut… hmmm ada sebuah trik lama namun masih bisa digunakan, yaitu dengan memanfaatkan sebuah tool kecil “Craagle”.

Tools ini mampu mencarikan Crack, Keygen dan Serial untuk Software yang berbayar, hanya dengan mengisikan nama software beserta versinya agar pencarian lebih spesifik pada kolom search. Craagle berfungsi seperti Google atau Yahoo sebagai mesin pencari, namun khususkan untuk pencarian crack atau keygen, serial number dan cover software. Sangat mudah jika anda ingin download tools ini .. boleh sedot disini untuk versi 1.8 dan disini untuk versi 3.0 atau boleh juga ketik key word “download craagle.exe” pada google maka akan anda temukan banyak link download craagle tersebut 😀 .

Tools ini bersifat portable atau tanpa instal.. Setelah download dan run kemungkinan antivirus anda akan mendeteksinya sebagai virus, trojan atau mallware… abaikan saja, ignore, atau matikan sementara AV nya.. karena cara kerjanya yang mirip trojan (?) itulah yang membuat AV mengidentifikasi tools ini sebagai virus.

=========================

Setelah anda mendapatkan crack, serial, keygen yang diinginkan anda tinggal copy serial atau download crack/keygen tersebut… well,.. happy hunting, semoga bermanfaat…

Salam ….

Iklan

Hacker

Hacker??… Dalam kamus yang lebih banyak dimengerti orang awam, karena ditegaskan penggunaannya oleh media massa, hacker diartikan sebagai penjahat yang menggunakan computer (cybercrime). Asal-usul kata hacker mungkin tak ada kaitannya dengan kejahatan,tetapi fakta di masyarakat istilah hacker telah begitu terkait dengan kejahatan,sehingga orang lebih mudah menyebut hacker adalah seorang penjahat yang menggunakan kemampuan computer daripada istilah lain…
Definisi hacker umumnya terkait dengan, 1)kemampuan teknis, 2)kesukaan untuk menyelesaikan masalah, 3)rasa ingin tahu, 4)melampaui batasan-batasan yang ada,baik dalam diri maupun dari lingkungan.

Ketika sedang browsing mencari sebuah ebook, tanpa sengaja malah tersesat dan menemukan buku ini diantara list download yang saya lupa linknya.. 😀 penasaran, maka saya download buku berbahasa indonesia tersebut (cuma 344kb).

Sedikit review isi buku : (halaah … malah jadi iklan 😛 )

Dalam 63 halamannya, buku ini berusaha menampilkan dua sisi hacker, sisi pertama adalah mereka yang menggunakan kemampuan teknisnya untuk mengembangkan dunia teknologi informasi dan komputer. Kelompok ini kerap disebut dengan istilah White-Hat Hackers. Sedangkan di sisi lain adalah mereka yang menggunakan kemampuan teknis untuk melakukan sesuatu yang melanggar batas-batas norma dan etika. Inilah kelompok Black-Hat Hackers, kelompok yang sangat dekat dengan kejahatan elekronik.

Namun, sebenarnya dunia hacker tidak hitam-putih, istilah White-Hat dan Black Hat tidak bisa jadi harga mati. Umumnya seorang yang bergerak di bidang computer dan gemar melakukan kreasi dan eksperimen,terutama di bidang keamanan computer, lebih cocok dimasukkan dalam golongan Gray-Hat Hackers, hacker topi kelabu.
Ada satu ungkapan yang cukup terkenal dalam komunitas hacker,’Show me the code’ Artinya,tunjukkan padaku kode (pemrograman) yang telah kamu buat. Ungkapan ini menegaskan dua hal: 1)bahwa hacker dinilai berdasarkan keahliannya membuat kode program, dan 2) bahwa kode program seharusnya tidak terkunci tapi dapat ditunjukkan pada masyarakat luas… Semoga melalui buku ini pembaca dapat melihat hacker secara utuh dan memahaminya tanpa prasangka lagi.

jika anda tertarik, saya akan membaginya dengan anda… download buku Di Balik Kisah-kisah Hacker Legendaris (karangan Wicak Hidayat & Yayan Sopyan) di sini

Semoga menjadi bacaan yang bermanfaat ….

Salam …


Membuat Double-Panel Explorer Untuk Windows 98/Me/2000/XP

Pada vista Secara default ketika di-klik My Computer, jendela Explorer akan terbuka dengan double panel sehingga sangat memudahkan user untuk mengekplorasi file, namun tidak demikian pada OS Windows 98/Me/2000/XP yang hanya akan membuka satu panel dan tidak menampilkan bagian Folder di sisi kiri sebelum anda klik pilihan folder pada tab atas.

Pada posting kali ini kita akan melakukan Tweak registry untuk mengubah perilaku default Windows 98/Me/2000/XP sehingga dapat langsung terbuka jendela Explorer dengan dua-panel seperti pada vista dan seven.

Tampilan Explorer sebelum dilakukan tweak (satu panel) :


Tampilan Explorer setelah dilakukan tweak (double panel) :


Caranya? …

  • Klik Start, Run, ketikkan regedit
  • Cari System Key berikut : HKEY_CLASSES_ROOT\Folder\shell\open\ddeexec
  • Pada panel di sebelah kanan, klik dua kali Value : (Default)
  • pada Value Data: ([ViewFolder(“%l”, %I, %S)], rubahlah menjadi  : [ExploreFolder(“%l”, %I, %S)]
  • Tutup Registry editor dan tekan F5 (refresh)
  • Selesai….

Peringatan : Memodifikasi registri dapat menyebabkan masalah serius yang mungkin mengharuskan Anda untuk menginstal ulang sistem operasi Anda. Gunakan informasi yang diberikan at your own risk. (sebenarnya tidak seseram itu, asalkan anda melakukannya dengan hati hati… Ok?).

=====================

Well,… berguna atau tidaknya tweak ini tergantung dengan selera anda 😀 Segitu saja, semoga bermanfaat…

Salam….


Mengatasi Error pada Add or Remove Programs dan Add/Remove Windows Components

Add/Remove Programs merupakan aplikasi windows berbasis grafis untuk menginstal dan menghapus aplikasi yang terinstal pada komputer, sedangkan Add/Remove Windows Components adalah fasilitas windows untuk menghapus program yang merupakan komponen Windows, seperti Notepad, Writepad, Paint, Pinball dan lain sebagainya. Oleh suatu sebab, adakalanya kedua fasilitas diatas mengalami error… nah, posting berikut akan membahas tentang error tersebut.

Tidak bisa akses Add or Remove Programs

Untuk melakukan Uninstal program pada windows XP kita biasanya menggunakan fasilitas Add or Remove Programs yang ada dalam control panel, tapi bagaimana jika  Add or Remove Programs tersebut tiba tiba tidak bisa diakses dan menampilkan pesan error :

“Add or Remove Programs has been restricted. Please check with your administrator”

Jika komputer anda terpasang ke sebuah domain, administrator jaringan mungkin telah menonaktifkan Add or Remove Programs… solusinya, anda tinggal meminta bantuan sang administrator… tapi jika komputer anda bukan komputer jaringan alias standalone systems, maka jika pesan error diatas muncul, untuk memperbaikinya ikuti langkah-langkah berikut :

  • Klik Start, Run, ketikkan : Regedit.exe
  • Cari string berikut :
  1. HKEY_CURRENT_USER \ Software \ Microsoft \ Windows \ CurrentVersion \ Policies \ Uninstall
  2. HKEY_LOCAL_MACHINE \ Software \ Microsoft \ Windows \ CurrentVersion \ Policies \ Uninstall
  • Delete value NoAddRemovePrograms jika terdapat pada string diatas
  • Cari string berikut :
  1. HKEY_CURRENT_USER \ Software \ Microsoft \ Windows \ CurrentVersion \ Policies \ Explorer
  2. HKEY_LOCAL_MACHINE \ Software \ Microsoft \ Windows \ CurrentVersion \ Policies \ Explorer
  • Delete value NoControlPanel jika terdapat pada string diatas
  • Close Regedit.exe

================================

Error pada Add/Remove Windows Components

Add/Remove Windows Components merupakan fasilitas windows untuk menambah atau menghilangkan komponen bawaan windows… Permasalahan muncul ketika anda klik tombol Add/Remove Windows Components tiba-tiba memunculkan pesan error :

“Setup library comsetup.dll could not be loaded, or function OcEntry could not be found”

Dan ketika diklik OK, muncul lagi pesan error :

“The application could not be initialized”

Penyebab munculnya pesan error tersebut adalah hilangnya file comsetup.dll dari C:\Windows\system32\setup.

Untuk memperbaikinya ada 2 cara :

Cara 1 :

Copy file comsetup.dll yang tersimpan di C:\Windows\system32\dllcache (merupakan folder yang menyimpan salinan file comsetup.dll) Jadi, kopy-kan file comsetup.dll ke lokasi berikut: C:\Windows\System32\setup

Catatan :
Folder DLLCache pada folder C:\Windows\system32 beratribut hidden, artinya hanya bisa terlihat jika anda menampilkan hidden file terlebih dahulu dengan cara: buka My computer, klik pada tab tools, pilih folder option, kemudian klik tab view, cari pilihan Hidden files and folder, klik / beri centang pada Show hidden files and folder, hilangkan juga centang pada dua kotak dibawahnya yang bertuliskan Hide extentions forr file types dan Hide protected operating system files. Dan jika sudah jangan lupa mengembalikan setting hidden tersebut.

Cara 2:

Extract comsetup.dll dari CD Windows XP

  • Masukkan CD Windows XP dalam CD-Room
  • Klik Start, Run dan ketikkan : CMD
  • Pada Command Prompt, ketikkan :

expand X:\i386\comsetup.dl_ -r c:\windows\system\setup


Catatan :
X:\ adalah drive letter CD-ROM . Pada perintah diatas diasumsikan Windows terinstal pada drive C:\

================================

Huaaahhhmm..dah malam… Segitu saja dulu, semoga dapat bermanfaat…

Salam ….


Memperbaiki Error Disk Defragmenter XP dan Vista

Defragment pada hard disk memang sangat disarankan oleh pihak Microsoft, anda dapat melakukannya dengan menggunakan tools bawaan Windows atau menggunakan Software lain. Untuk defragment bawaan windows dapat dilakukan dengan cara membuka My Computer, klik kanan pada disk drive, pilih properties, lalu buka tab tools, pada bagian Defragmentation terdapat tombol Defragment Now.

Namun permasalahan timbul ketika ternyata tidak terlihat tombol Defragment Now atau ketika di-klik menampilkan pesan error :


“The Disk Defragmenter is not installed on your computer. To install it, double-click the Add or Remove Programs icon in Control Panel, click the Install/Uninstall tab, and then follow the instructions on your screen”

Sebelum anda memutuskan untuk mencoba menggunakan Software defragment pihak lain (yang belum tentu dapat menyelesaikan masalah diatas) ada baiknya untuk mencoba memperbaikinya dengan cara :

Pada Windows XP

Cara 1: Memperbaiki Path Defrag dengan Registry

  • Klik Start, ketik regedit –> ENTER
  • Cari String : HKEY_LOCAL_MACHINE \ SOFTWARE \ Microsoft \ Windows \ CurrentVersion \ explorer \ MyComputer \ DefragPath
  • Double klik (default) and set value data menjadi : C:\Windows\system32\dfrg.msc %c:
  • Tutup Registry Editor.

Untuk melakukan hal diatas secara otomatis, download dfrgfix_xp.zip, disini, extract hasil download dan Double klik file dfrgfix_xp.reg.

Cara 2: Reinstal Disk Defragmenter

  • Klik Start, Run dan ketikkan %windir%\INF
  • Carilah file dfrg.inf, klik kanan and pilih Install

Catatan:
Akan terdapat dua file yaitu dfrg.inf dan dfrg.pnf (Pastikan anda memilih dfrg.inf) Klik kanan pada INF file dan pilih  Install.

=================================

Pada Vista

  • Klik Start, Ketikkan regedit.exe –> ENTER
  • Cari String : HKEY_LOCAL_MACHINE \ SOFTWARE \ Microsoft \ Windows \ CurrentVersion \ explorer \ MyComputer \ DefragPath
  • Pada panel sebelah kanan, double klik (default) and set value data menjadi : C:\Windows\System32\dfrgui.exe
  • Tutup Registry Editor.

Untuk melakukan hal diatas secara otomatis, download dfrgfix_vista.rar disini, extract hasil download dan double klik file dfrgfix_vista.reg

=================================

Jika tombol Analyze and Defragment pada Disk Defragmenter tidak dapat digunakan dan memunculkan pesan error :

“Windows cannot connect to the Disk Defragmenter engine”

Maka solusinya adalah :

Enable-kan DCOM Process Launcher Service

  • Klik Start, pilih Run dan ketik : Services.msc
  • Double Klik DCOM Server Process Launcher
  • Rubah startup type menjadi Automatic
  • Restart Windows.

Catatan:
service Firewall Windows  kemungkinan gagal setelah DComLaunch di-disable. lebih detil lihat :  [http://support.microsoft.com/?kbid=892504] “The Windows Firewall service cannot start if the DCOM Process Launcher Service is disabled”

Semoga Fix diatas dapat menyelesaikan masalah sehingga anda dapat kembali melakukan defrag hard disk, menggunakan tools bawaan Windows…Semoga bermanfaat…

Salam….

😀


Shortcut Windows

Posting tentang shortcut ini sebenarnya  topik lama…. sekedar catatan ringan saja 😛 …

Shortcut pada windows dapat diartikan sebagai perintah secara cepat atau jalan pintas, bila kita sedang bosan “klak-klik-kluk” menggunakan mouse maka kita dapat menggunakan tombol keyboard sebagai shortcut..

Tidak perlu diperpanjang lagi basa-basinya, berikut shortcut keyboard yang biasa digunakan hampir disemua aplikasi windows.

Shortcut umum.

  • CTRL + C = Copy / menduplikat.
  • CTRL + V = Paste / menyisipkan.
  • CTRL + X = Cut.
  • CTRL + Z = Undo / mengembalikan ke keadaan sebelumnya / membatalkan perintah.
  • DELETE = Menghapus.
  • SHIFT + DELETE = Menghapus item (link menu, file, folder, dll) secara permanen tanpa menyimpannya di Recycle Bin.
  • CTRL (sambil drag) = Menduplikat (copy) item yg dipilih .
  • CTRL + SHIFT (sambil drag) = Membuat shortcut dari item yang dipilih.
  • CTRL + panah atas = Pindah ke awal paragraf sebelumnya.
  • CTRL + panah bawah = Pindah ke awal paragraf berikutnya.
  • CTRL + panah kanan = Pindah ke awal kata berikutnya.
  • CTRL + panah kiri = Pindah ke awal kata sebelumnya.
  • CTRL + SHIFT + tombol panah = Mem-blok teks
  • SHIFT + tombol panah = Memilih lebih dari satu item dalam sebuah jendela atau di dalam desktop. Ataumem-blok teks dalam pengetikan dokumen.
  • CTRL + A = Memilih / menyeleksi semua item atau teks.
  • F3 = Menjalankan program pencarian file atau folder.
  • ALT + ENTER = Membuka kotak dialog Properties untuk item yang dipilih.
  • ALT + F4 = Keluar dari program/aplikasi. Menutup item.
  • ALT + SPACEBAR = Menampilkan menu shortcut untuk jendela/window.
  • CTRL + F4 = Menutup dokumen dalam sebuah program berbasis dokumen, seperti Ms Word, Excel, dll.
  • ALT + TAB = Berpindah fokus antar program-program yang sedang dijalankan bersamaan.
  • ALT + ESC = Berpindah fokus ke tampilan program berikutnya. (urutannya mulai dari yang pertamadijalankan).
  • F6 = Berpindah fokus ke elemen berikutnya di dalam desktop. (saat berada dalam tampilan desktop).
  • F4 = Menampilkan daftar pada Address bar dalam program Windows Explorer.
  • SHIFT + F10 = Menampilkan menu shortcut. Sama dengan klik kanan mouse.
  • CTRL + ESC = Menampilkan menu start.
  • ALT + huruf menu yang digaris bawah = Menjalankan perintah menu yang dipilih.
  • F10 = Mengaktifkan / fokus pada menu dalam program. Setelah fokus pada menu, kita dapat melihat sub-sub menu-nya dengan menggunakan tombol panah.
  • panah kanan = Membuka/menampilkan menu di sebelah kanannya (sub menu).
  • panah kiri = Membuka/menampilkan menu di sebelah kirinya. Atau menutup sub menu.
  • F5 = Me-refresh program desktop.
  • BACKSPACE = Pindah ke folder satu level di atasnya di dalam Windows Explorer.
  • ESC = Membatalkan sebuah task / kotak dialog
  • SHIFT (saat sedang memasukkan CD/DVD) = Mencegah CD menjalankan program otomatisnya.

Shortcut dialog box.

  • CTRL+TAB = Pindah fokus ke tab berikutnya.
  • CTRL+SHIFT+TAB = Pindah fokus ke tab sebelumnya.
  • TAB = Pindah fokus ke pilihan (option) berikutnya.
  • SHIFT+TAB = Pindah fokus ke pilihan (option) sebelumnya.
  • ALT + huruf yg bergaris bawah = Fokus ke pilihan (option) yg dimaksud atau menjalankan perintah Tombol yang dimaksud.
  • ENTER = Menjalankan perintah tombol default.
    SPACEBAR = Memberi / menghilangkan tanda cek pada pilihan (option).
  • F1 = Menampilkan bantuan program.
  • F4 = Menampilkan daftar-daftar yang ada di kotak daftar.
  • BACKSPACE = Pindah ke folder satu level di atasnya di dalam kotak dialog Save As dan kotak dialog Open.

==================

Tertarik dan mau tahu lebih banyak? jalan-jalan sebentar ke sini : http://support.microsoft.com/kb/126449

Sebetulnya disetiap aplikasi selalu disediakan shortcut yang bertujuan mempermudah anda dalam menggunakan fasilitas aplikasi tersebut dan biasanya perintah shortcut tersebut dapat anda pelajari pada menu help.. sedangkan pada catatan diatas hanya merupakan shortcut umum yang biasa dipakai… jadi selebihnya anda bisa cari sendiri.. Ok? … :D. Baik Segitu saja dulu, semoga bermanfaat.

Salam ….


Beberapa Tool Pengaturan Startup

Pernah merasa bosan ketika menyalakan komputer kemudian menunggu, dan menunggu, sampai semua program, aplikasi, widget, dan semua instalasi yg tidak anda ketahui selesai loading?… 😀  Banyak tool utility untuk pengaturan startup yang versi berbayar, namun tidak ada salahnya mencoba salah satu dari lima startup manajer gratisan berikut..

Startup manajemen untuk Windows dibawah ini merupakan lima tool paling populer. Jika Anda belum pernah menggunakan startup manajer sebelumnya, sekaranglah waktunya untuk memulai dan potonglah waktu startup rutin Windows dengan pengelolaan yang lebih mudah.

CCleaner Download
Tools ini tidak sepenuhnya alat manajemen startup, selain dapat digunakan untuk membersihkan cookies dan elemen lain yang tidak diinginkan, merapikan registri juga memungkinkan Anda untuk menghapus entri dari file startup, meskipun Anda tidak dapat mengubah, melakukan tweak, atau menyisipkan entri. Anda hanya dapat menghapusnya. Namun, tools ini dapat menghentikan program pengganggu yang muncul setiap kali Anda reboot.

Startup Control PanelDownload

Merupakan sebuah alternatif sederhana startup manager Windows dengan ukuran kecil (hanya34K), bersifat portabel, dan mempunyai pilihan beragam untuk membantu Anda mengelola fungsi-fungsi startup tanpa menawarkan banyak pilihan yang bisa mengacaukan proses boot anda. Anda dapat menonaktifkan aplikasi startup sebagai user, group, atau entry registry . Entri yang dihapus dapat disimpan untuk sistem restore.

Startup DelayerDownload

Tools ini membantu Anda dengan mudah untuk menghapus aplikasi startup. Sering kali anda tidak menginginkan terlalu banyak aplikasi ketika komputer booting sehingga dapat mempercepat waktu startup. Dengan Startup Delayer Anda dapat menghapus entri, mengedit entri, dan menetapkan waktu tunda untuk setiap entri yang membebani CPU anda.

Autoruns Download

Pengaturan konfigurasi startup dengan Autoruns, mempunyai pilihan untuk mengetahui segala sesuatu dari layanan  Windows dan aplikasi pihak ketiga pada saat booting, jadi berhati-hatilah ketika menonaktifkan proses Windows. Tool ini memiliki fitur berguna yang memungkinkan Anda untuk menyembunyikan semua komponen inti Windows, membatasi dan melumpuhkan aplikasi pihak ketiga.

MSConfig (Win + R –> “msconfig”)

Utilitas Konfigurasi Sistem microsoft pertama kali muncul kembali pada tahun 1998 dengan peluncuran Windows 98. pada Windows built-in standar, Msconfig adalah utilitas sederhana untuk mengelola startup yang berhubungan dengan konfigurasi, termasuk layanan yang startup yang menjalankan aplikasi ketika Windows boot. Hal yang lebih dari sekedar on / off dengan menggunakan centang pada kotak, sangat mudah digunakan hanya dengan mengetik “msconfig” pada run (Win + R) dan centang item yang tidak diinginkan pada saat startup.

==================

Sekali lagi, sekedar mengingatkan… berhati-hatilah ketika menonaktifkan proses startup Windows, jika anda tidak benar benar mengetahui proses yg ingin di-disable atau dibuang, ada baiknya untuk bertanya kepada yang lebih mengerti… atau anda bisa memanfaatkan google untuk mengetahui devinisi proses yang akan di-disable tersebut. segitu saja, semoga bermanfaat …

salam … 😀