In a few words

Narsis

nrs

Tetangga saya bilang narsis adalah “sebuah tingkah yang dibuat berlebihan”

Ada juga yang bilang narsis bisa dipahami sebagai kecintaan terhadap diri sehingga sebagian malah menjadi gaya hidup

Lalu ketika gogling ada juga yang cerita bahwa menurut legenda, istilah “narsis” ini berasal dari nama putra dewa Cephisus dan peri Liriope bernama Narcisus. Konon, Narcisus jatuh cinta pada bayangannya sendiri dan berhasrat untuk merengkuhnya. Tentu saja mustahil, dan Narcisus merana hingga akhirnya berubah menjadi bunga yang dinamai Narcisus. Di tangan Erich Fromm, istilah “narsis” atau narsisisme kemudian digambarkan sebagai kondisi pengalaman seseorang saat mana dia
merasakan bahwa sesuatu yang benar-benar nyata hanyalah tubuhnya, kebutuhannya, perasaannya, pikirannya, kekayaannya, atau benda-benda serta orang-orang yang masih ada hubungan dengannya. Sedangkan orang-orang yang tidak menjadi bagian darinya atau tidak dia butuhkan, tidak sepenuhnya nyata, dan hanya dipahami sebatas nalar. Hanya dirinya dan benda-benda yang ada hubungan dengannyalah yang memiliki arti; lain dari itu tidak memiliki nilai atau tidak menarik.

Lalu apa sebetulnya narsis .. atau saya ganti saja pertanyaannya : “apakah anda pernah merasa narsis?”

3 responses

  1. ronny

    bingung dech..

    Oktober 14, 2009 pukul 4:55 pm

  2. Bin

    😀

    Oktober 15, 2009 pukul 1:26 am

  3. Axl

    pernah bangetsss

    Oktober 15, 2009 pukul 1:30 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s