In a few words

Untuk Kamu, Kalian dan Mereka

untitleSekedar catatan perjalanan.

Dalam sebuah perjalanan sepulang dari sebuah kesibukan tiba tiba saya merasa sepi.. jarang sekali perasaaan aneh ini muncul, jikapun ada tak akan bertahan lama sebab sebentar saya palingkan muka akan banyaklah pikiran lain yang berteriak teriak dikepala …

hei.. sebentar, darimana ia datang tiba tiba hinggap dan menguasai padahal saya tidak pernah merasa sendiri.. ada banyak sahabat dalam hidup.  Saya coba menghitung beberapa nama 1,2,3,4 ..10,20,30, 100, 200,  dst.. dst.. hei.. banyak sekali nama terlintas.. stop..stop, tunggu dulu.. diantara yang banyak itu saya coba lagi mengurai.. hmm.. ada beberapa yg selalu siap menampung, berbagi, menemani, mendukung tanpa perduli salah atau benar dan saya belum pernah mengucapkan terima kasih atas apa yang mereka berikan.

Ketika saya menulis ini, beberapa hal yang terbersit dikepala adalah apa dan bagaimana sebenarnya sebuah persahabatan terjalin melalui waktu yang panjang, bagaimana ia terjalin secara emosional.

Sebuah kutipan dari romantic google –“Beberapa dari mereka seolah mengikat hatimu dan membuka kenanganmu saat-saat bersama melewati waktu. Sesekali kau curahkan isi hatimu, yang barangkali saja ia sudah merasa cukup lelah untuk sekedar mendengarkan suara hatinya sendiri. Tapi ia ingin melihatmu tersenyum melepaskan bebanmu dengan mendengarkan keluh kesahmu. Ia ada untukmu ketika kau merasa hari yang kau lewati terasa berat dan melelahkan. Dan kau merasa pula demikian.“– mungkin cukup dapat menggambarkan bagaimana ikatan emosional itu terbentuk. Tanpa pamrih atau tanpa keinginan untuk mengambil keuntungan sedikitpun darimu.

yaa… silahkan anda tertawa membaca tulisan ini, anggap saja saya sedang melawak, tapi tolong dengar kata hati anda, jujur dan tanyakan, adakah anda memiliki sahabat dengan kriteria diatas, yang selalu ada ketika dibutuhkan, bisa dipercaya dan diandalkan tanpa pamrih.. jika anda tidak mempunyainya maka wajarlah anda tertawa…

Menjalani hidup, sebagian waktu kita mungkin dihabiskan untuk kepentingan pribadi kita yang didalamnya sebagian lainnya melibatkan mereka untuk membantu kelancaran dan keseimbangan hati agar tidak merasa sendiri. ketika saya iseng mengetikkan beberapa kata tentang persahabatan di google, ternyata begitu banyak ungkapan tentang mereka, yang saya ambil secara acak antara lain:

  • Jika seluruh sahabatku melompat dari suatu jurang, aku tidak akan mengikuti mereka, tapi aku akan berada di dasar jurang untuk menangkap mereka.
  • Mereka adalah orang-orang yang kamu lihat dalam pikiran mu, Mereka adalah orang-orang yang diantaranya kamu merasa aman, karena kamu tahu mereka peduli terhadapmu, Mereka menelpon hanya untuk mengetahui apa kabarmu,karena sahabat sesungguhnya tidak butuh suatu alasanpun.
  • Seorang sahabat adalah yang dapat mendengarkan lagu di dalam hatimu, dan menyanyikannya kembali saat kamu lupa akan bait-baitnya.
  • sahabat adalah sosok manusia yang tidak hanya selalu memberikan pujian dan sanjungan, tetapi justru berani mengingatkan kita ketika melakukan kesalahan dan berani pula untuk meluruskannya.
  • Mereka adalah orang-orang yang fotonya mungkin tidak kamu miliki tetapi wajahnya selalu ada di kepalamu.
  • Mereka berkata jujur dan kamu melakukan hal yang sama. Mereka adalah orang-orang yang tidak akan menertawakanmu atau menyakitimu, dan jika mereka benar-benar menyakitimu, mereka akan berusaha keras untuk memperbaikinya.
  • sahabat seperti halnya bintang, jauh tapi tetap bercahaya, meski kadang hilang dia tetap ada, dan selalu ada dalam hati.
  • Sahabat adalah mereka yang sanggup berada di sisimu ketika kamu memerlukan dukungan walaupun saat itu mereka bisa memilih berada di tempat lain yg lebih menyenangkan.
  • waduh… sudah.. sudah .. terlalu banyak sanjungan bisa membuat kalian mabok trus muntah, jadinya malah merepotkan nanti.

intinya saja, pada tulisan ini saya hanya ingin mengingatkan kepada anda, kalian, mereka  atau siapa saja bahwa kita mungkin tidak akan berdiri kuat dan tegar tanpa keberadaan dan dukungan mereka yang mungkin tidak kita sadari.. so,  jaga dan pertahankan persahabatan yang telah mengakar tersebut sebelum mungkin jika nanti  suatu saat kita terpisah dan baru menyadari arti sesungguhnya makna dari keberadaan mereka, karena mungkin saja “kita baru menyadarinya sesudah kehilangan mereka

begitu saja, terimakasih sudah membaca . . .

Tulisan ini saya dedikasikan kepada sahabat sahabat terbaik saya yang tidak perlu disebutkan nama (nanti ge er 😀) dengan tidak terhitung ucapan terimakasih didalamnya, keep respect, love and peace.

Blog Signature

2 responses

  1. ronny

    apa ya yang kira2 patut untuk ditulis dsini.karena dengan untaian kalimat diatas sdh lebih dari perwakilan rasa yang ada.hhhmm…….
    bagaimana klo emoticon ditaruh disini.paling tidak klo saya kehabisan kata2,ada emoticon yg dapat mewakili…
    :-bd

    Oktober 31, 2009 pukul 2:19 pm

    • 🙂😀😦 😮😯 😛😐 😉😮😈:mrgreen:➡💡❓➡😳 untuk emmo, sementara blum pasang yang premium bos .. masih tunggu acc dari seorang ‘sahabat’.. hehe..

      Oktober 31, 2009 pukul 4:38 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s