In a few words

Posts tagged “tak kutak kutik

Beberapa troubleshooting yang sering terjadi pada VISTA

Melanjutkan tulisan terdahulu tentang vista (baca disini), kehadiran Windows vista menurut sebagian orang memiliki beberapa kekurangan diantaranya :

  • Banyak pemakai dibuat bingung.
  • Ukuran source code. Terlalu besar, sehingga menyita banyak ruang memori PC pemakai.
  • Kinerja Lambat.
  • Boros baterai laptop.
  • Banyak komputer dijual dengan stiker “Windows Vista Capable” ternyata tidak mampu mengoperasikan Vista.
  • Driver yang minim. banyak driver tidak kompatibel dengan Vista.
  • OS baru yang dikembangkan selama lebih dari empat tahun dengan kinerja yang lebih buruk dari OS sebelumnya.

Selain hal diatas, terkadang masih juga ditemukan trouble pada kinerjanya ..

Sudahlah, daripada kita repot menghitung “kekurangan” Vista ini, lebih baik jika kita membicarakan solusi jika terjadi error, nah.. agar tidak semakin membosankan berikut beberapa troubleshooting Vista yang sering dijumpai :

==============================
Recycle Bin terhapus,  cara mengembalikannya :

  • klik Start, pada box Search ketikkan : control desk.cpl,,@Web –>enter
  • Dalam jendela Pengaturan Icon Desktop, tempatkan tanda cek di kotak centang Recycle Bin.
  • Klik OK.

==============================
Mengembalikan Taskbar area yang berubah setelah defrag

  • klik kanan area kosong disebelah kiri taskbar
  • buang centang pada ‘Lock the Taskbar’
  • Pilih ukuran yang diinginkan untuk menampilkan semua ikon
  • Klik kanan lagi di area kosong di taskbar Anda
  • klik “Lock the Taskbar” sekali lagi

==============================
Membuat shortcut Show Desktop di Quick Launch Bar

  • klik Start, pada box Search ketikkan : Notepad –>enter
  • copy – paste script dibawah :

[Shell]
Command=2
IconFile=shell32.dll,34
[Taskbar]
Command=ToggleDesktop

  • save dengan nama Show Desktop.scf — pada kolom “Save as type” pilih “All Files”
  • Simpan di Desktop — klik Save
  • klik kanan Show Desktop.scf di desktop, pilih “Add to Quick Launch” atau drag ikon Show Desktop ke Quick Launch bar.

==============================
Menghentikan Popup Notifikasi program yang diblokir setelah Restart

  • klik Start, pada box Search ketikkan : Msconfig dan aktifkan kembali program yang dinonaktifkan, reboot.
  • klik Star–> Program — cari program yang sebenarnya ingin Anda nonaktifkan, klik kanan dan pilihProperties. Di sana, Anda akan menemukan pilihan untuk mematikan program secara otomatis ketika Windows startup.

==============================
Gagal update Windows Defender, “Error found: Code 0x80240029”

terjadi karena folder Software Distribution yang korup. memperbaikinya :

  • Restart komputer, tekan tombol F8 pada keyboard Anda berulang-ulang, pilih “Safe Mode”
  • Setelah masuk Safe Mode, klik Start, pada box Search ketikkan : % windir%
  • Setelah terbuka folder Windows system   cari folder SoftwareDistribution
  • Klik kanan folder SoftwareDistribution, pilih “Rename”
  • Ketikkan SoftwareDistribution.old –> Enter.
  • Restart your computer.

Setelah Windows Vista reboot, maka secara otomatis akan dibuatkan folder SoftwareDistribution yang baru.

==============================
Setiap kali vista dihidupkan selalu menampilkan pesan “Rundll32 has stopped”

Periksa semua program yang otomatis berjalan pada starup, anda bisa gunakan tools Ccleaner (cari dan download dari google) Biasanya disebabkan oleh aplikasi Google Desktop uninstal program tersebut, lalu restart. Jika anda masih ingin menggunakan program tersebut anda dapat menginstalnya kembali.

==============================
Driver yang gagal diinstal tidak bisa dikembalikan dengan system restore, menampilkan pesan error : “it is unable to complete the restore”

Gunakan Disk Cleanup dengan cara :

  • Klik Start pilih All Programs–> Accessories–> System Tools–> Disk Cleanup
  • Klik tab “More” kemudian pilih option ‘delete all but the most recent restore point on the disk’.
  • Pilih driver yang bermasalah
  • klik Start, pada box Search ketikkan : device manager–> enter
  • setelah Device Manager terbuka, klik kanan driver yang gagal instal, pilih “Properties”
  • klik tab Driver, klik tombol Rollback Driver.

==============================
Uninstal Windows Live OneCare

  • klik Start, pada box Search ketikkan : appwiz.cpl–> enter
  • Cari dan klik entry Windows Live OneCare entry
  • Klik Uninstall/Change
  • Restart komputer

==============================
Jika Hibernation tidak ditemukan di komputer

Hal ini mungkin disebabkan oleh :

  1. Komputer tidak support Hibernation
  2. Hibernation telah di-disabled
  3. Hybrid Sleep dipilih enabled
  4. Hibernation terhapus ketika menggunakan Cleanup tool

Mengecek system yang supports Hibernation :

  • klik Start, pada box Search ketikkan : command prompt
    Pilih “Run as administrator”
  • Pada Command Prompt, ketikkan : powercfg /a –> enter
  • Hasil output akan menampilkan daftar yang ada pada sistem anda.
  • Jika Anda telah mengaktifkan Modus Sleep Hibrid, Hibernation tidak akan muncul sebagai pilihan karena keduanya tidak dapat diaktifkan pada waktu yang sama.

==============================
Mengembalikan option Hibernate yang hilang

  • klik Start, pada box Search ketikkan : command prompt –> enter
  • Pilih “Run as administrator”
  • Pada command prompt, ketikkan: powercfg /hibernate on –> enter
  • selesai

==============================
Vista tidak lagi mengenal DVD atau CD drive

Biasanya terjadi karena audio device di-disable atau klarena Windows Media Player sedang berjalan.

Pastikan Windows Media Player sedang tidak aktif, atau enable-kan audio device dengan cara :

  • Klik Start, pilih Control Panel
  • Klik ganda Sound entry
  • klik tab Playback
  • Klik kanan area kosong pada entry : Select a playback device below to modify its settings
  • Pilih “Show Disabled Devices”
  • Klik kanan entry device yang di-disabled
  • Pilih “Enable”

==============================
Mengembalik icon  Flip 3D di Quick Launch toolbar yang terhapus

  • klik Start, pada box Search ketikkan :

%systemdrive%\Users\Default\AppData\Roaming\Microsoft\Internet Explorer\Quick Launch

  • cari entry : “Switch between windows
  • Klik kanan entry tersebut dan pilih “Copy”
  • klik Start, pada box Search ketikkan :

%userprofile%\AppData\Roaming\Microsoft\Internet Explorer\Quick Launch

  • Buka folder Quick Launch
  • Klik kanan pada area kosong dalam folder tersebut, tekan CTRL + V
  • Keluar dari folder Quick Launch

shortcut Flip 3D seharusnya sudah kembali ada pada Quick Launch toolbar.

==============================
Windows Search Indexing yang corrupt : selalu menampilkan pesan “0 elements have been indexed”

Memperbaikinya :

Cara 1:

  • Klik Start pilih Control Panel
  • Pilih Indexing Options, lalu pilih Advanced
  • Pilih Restore Defaults
  • OK

Cara 2:

  • klik Start, pada box Search ketikkan : regedit –> enter
  • Pada box regedit, carilah registry key:

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows Search

  • Pada entry Windows Search, cari entri di box sebelah kanan : SetupCompletedSuccessfully
  • Klik kanan entri terebut, pilih “Modify”
  • isikan Value data dengan angka 0 (nol)
  • tekan OK
  • Keluar dari Regedit

==============================
Vista menampilkan Pesan error :

“An unauthorized change was made to your license.”
To keep your system stable, you must go online and validate that your software is genuine:
– Validate Online
– Close

Biasanya terjadi karena anda menginstal software yang tidak kompatibel dengan Vista atau disebabkan oleh kesalahan harddisk. Cara engatasinya :

Cara 1:

  • Uninstall the software program yang tidak compatible

Jika pesan error masih muncul maka :

  • Restart Windows Vista
  • Restart komputer, tekan tombol F8 pada keyboard Anda berulang-ulang, pilih “Safe Mode”
  • Tekan Enter
  • Setelah masuk Safe Mode, klik Start, pada box Search ketikkan : appwiz.cpl –> enter
  • Setelah masuk appwiz.cpl klik software program yang akan di-uninstall
  • Pilih Uninstall dan ikuti proses uninstal hingga selesai
  • Restart Vista

Cara 2:
Validasi Windows

Jika ini tidak menyelesaikan masalah maka ada kemungkinan terjadi error hard disk, jalankan langkah ini :

Cara 3:

Jalankan program CHKDSK

Untuk menjalankan program CHKDSK (Chkdsk.exe)

  • Gunakan DVD Windows Vista untuk memulai komputer pada Windows Recovery (WinRE). Untuk informasi lebih lanjut tentang bagaimana memulai Windows Recovery, kunjungi Website Microsoft berikut: http://windowshelp.microsoft.com/Windows/ en-US/Help/f768809f-ed90-415f-a83f-89b42108b3551033.mspx
  • Dalam WinRE,
  1. Instal Windows, pilih bahasa yang sesuai untuk menginstal,  format Waktu dan mata uang, keyboard atau pilihan metode input, kemudian klik Next.
  2. Klik Repair your computer.
  3. Klik instalasi Vista yang ingin Anda perbaiki, dan kemudian klik Next.
  4. Klik Load Drivers jika Anda harus memuat driver untuk mengakses hard disk.
  5. Klik Command Prompt.
  6. Pada command prompt, ketik chkdsk drive: / r –> ENTER:
  7. Jika tidak Chkdsk.exe tidak menemukan dan memperbaiki kesalahan pada hard disk di mana Anda ingin menginstal Windows, jalankan Chkdsk.exe pada NTFS lain pada hard disk komputer.

Untuk memverifikasi partisi yang dikonfigurasi pada komputer :

  • Pada Command Prompt, ketik: Diskpart –> ENTER:
  • Pada DISKPART prompt, ketik: List vol –> ENTER (informasi harddisk akan dikembalikan)
  • Pada prompt perintah, ketik: exit –> ENTER

==============================

Waduh …

ini sudah terlalu kepanjangan, maaf… bukan berarti Vista dipenuhi error 😀 Sebaiknya diakhiri dulu dan mungkin nanti akan ada lagi posting lain tentang troubleshooting vista… lain waktu,  Ok?

Segitu dulu, Semoga bermanfaat…

Salam …


Mempercepat VISTA, Fitur yang tidak diperlukan

Windows Vista tampil dengan banyak fitur tambahan yang kadang tidak diperlukan sehingga membuat performa menjadi lambat karena boros memori, membebani hardisk dan processor.

Agar vista dapat berjalan lebih cepat maka yang perlu diperhatikan adalah :

  1. Melakukan upgrade hardware seperti memori (minimal 2 GB), upgrade VGA Card, Processor atau mainboard.
  2. Semakin banyak software aplikasi yang terinstal otomatis akan semakin memberatkan windows vista.
  3. melakukan perubahan setting default windows vista dengan menonaktifkan service yang tidak terlalu penting.

Perubahan setting dengan menonaktifkan services yang tidak terlalu penting ini dapat dilakukan pada :

============

Windows Vista Welcome Center
Fitur ini hanya memperlambat starup, nonaktifkan dengan cara :

  • Klik Start, Control Panel.
  • Pilih “Welcome Center”
  • buang centang pada “Run at startup”option, pada bagian bawah layar Welcome Center

============

Sidebar di windows vista

Hanya berfungsi menghias layar desktop komputer, berisi gadget atau aplikasi-aplikasi seperti jam, kalender, slide show gambar, dll. Fitur ini cukup menguras memori, jadi nonaktifkan saja dengan cara :

  • Klik kanan di sidebar/gadget Pilih properties
  • buang centang pada “Start Sidebar when Windows starts”
  • Klik OK

============

Pilih efek tampilan yang penting saja :

  • Klik Start, klik kanan pada Computer lalu klik Properties
  • lik Advanced System Properties
  • Pada kotak yang muncul, klik tab Advanced
  • Klik “Settings” yang ada di kotak “Performance”.
  • Lihatlah pilihan-pilihan efek yang muncul, matikan efek tidak diperlukan dengan membuang tanda centang pada efek yang hendak dimatikan.

============

Windows Meeting Space
fitur ini dibuat untuk berbagi file untuk diedit dengan kawan yang berada dalam 1 jaringan komputer. bila tidak pernah dipergunakan matikan saja dengan cara :

  • Buka Control Panel, lalu klik Programs and Features
  • Klik “Turn Windows features on or off” yang ada di sebelah kiri.
  • Hilangkan tanda centang pada “Windows Meeting Space”.
  • Klik OK

============

Internet Printing Client
Fitur layanan cetak online. bila tidak pernah dipergunakan matikan saja dengan cara :

  • Buka Control Panel, lalu klik [Programs and Features].
  • Klik [Turn Windows features on or off] yang ada di sebelah kiri.
  • Di kotak “Windows Features”, klik [Print Services].
  • Hilangkan tanda centang pada [Internet Printing Client].
  • Klik OK
  • Restart komputer setelah diminta.

============

Windows Error Reporting Service
KFitur untuk melaporkan kesalahan jika sistem crash ke Microsoft. matikan saja dengan cara :

  • Klik Start, ketikan “services” di kotak pencarian. Klik “Services” pada hasil pencarian.
  • Klik dua kali pada “Windows Error Reporting Service”
  • Pada menu drop-down “Startup type”, pilih Disabled
  • Klik OK

============

Fitur Tablet PC
Jika Vista Anda tidak terinstall di Tablet PC, matikan saja dengan cara :

  • Buka Control Panel, lalu klik “Programs and Features”
  • Klik “Turn Windows features on or off” yang ada di sebelah kiri.
  • Di kotak “Windows Features”, hilangkan tanda centang pada “Tablet PC Optional Components”
  • Klik Start, ketikan “services” di kotak pencarian.
  • Setelah muncul “Services” di hasil pencarian, Cari “Tablet PC Input Services” klik dua kali
  • Pada menu drop-down “Startup type”, pilih [Disabled].
  • Klik OK

============

ReadyBoost
Fitur ini dimaksudkan untuk mempercepat Vista,tapipada beberapa kasusjustru memperlambat komputer.
matikan dengan cara :

  • Klik Start, ketikan “services” di kotak pencarian. Klik Services pada hasil pencarian.
  • Klik ganda pada ReadyBoost
  • Pada menu drop-down “Startup type”, pilih Disabled
  • Klik OK

============

fax service
Berisi device yang dibutuhkan oleh windows saat akan terkoneksi dengan mesin fax, Jika tidak diperlukan matikan saja dengan cara :

  • Pilih Control Panel
  • Pilih Programs anda features
  • Pilih Turn windows features on or off
  • buang centang Windows Fax and scan
  • Klik OK, restart komputer

============

Menu show delay
Fitur ini untuk mengatur waktu tunda pemunculan start menu. Semakin kecil nilai waktu tunda maka akan semakin cepat munculnya start menu.Untuk mempercepat tampilan start menu  vista bisa lakukan dengan cara :

  • Pada kotak search ketik regedit kemudian enter
  • Pilih \HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
  • Double klik pada Menu show delay, ubah nilai value data dari 400 menjadi 0 atau 1
  • Klik OK

============

Bersihkan File Prefetch dan temp
File Prefetch dan temp merupakan file sementara yang dibuat oleh windows vista secara otomatis saat menjalankan sebuah aplikasi tertentu, defaultnya dihapus oleh windows saat aplikasi tersebut ditutup, tetapi karena adanya ketidak sempurnaan software windows, tidak kompatible 100% windows dengan aplikasi tersebut maka biasanya ada saja file prefetch yang tertinggalsehingga akan semakin banyak dan membebani hardisk. Hapus saja secara manual dengan cara :

Untuk menghapus file prefetch :

  • Di kotak search ketik prefetch kemudian tekan enter
  • Hapus semua file yang ada di dalam folder prefetch. Folder prefecth jangan dihapus.

Untuk menghapus file temporer t:

  • Double klik ikon Computer
  • Setelah windows explorer terbuka, buka folder: C:\Windows\Temp –> hapus semua file yang ada di dalam folder temp. Folder temp jangan dihapus.

============

Segitu saja, pilihan ada ditangan anda, semoga bermanfaat…

Salam …


Menghindari Penularan Virus Lewat Flashdisk

Pada umumnya, virus agar dapat aktif secara otomatis menular dengan menggunakan sebuah script yang berisi perintah untuk menjalankan dirinya atau biasa disebut autorun sehingga dapat berkembang biak melalui perantaraan usb baik dengan media flash disk ataupun hard disk portabel. Fitur autorun atau autoplay ini sendiri sebenarnya merupakan bawaan windows yang bertujuan agar komputer dapat langsung menjalankan program dalam CD-ROM atau DVD secara otomatis ketika keping cd/dvd dimasukkan.  Dengan memanfaatkan fitur autorun tersebut maka virus dapat menyebarkan dirinya secara otomatis cukup dengan mencolok dan mengakses Flash Disk ke komputer, maka virus akan langsung menginfeksi.

Untuk menghindari penularan virus melalui flashdisk ini, beberapa antivirus ada yang telah menyediakan fasilitas real time protector dimana setiap flashdisk yang dicolok akan langsung discan dan jika ditemukan ‘gejala’ adanya virus akan langsung ditawarkan untuk dihapus.. untuk antivirus lokal yang dilengkapi fasilitas ini adalah SMADAV, jika ingin mencoba, bisa di download SMADAV.7.4 (beserta id dan password versi Pro, jika masih bisa dipakai) di sini.

=========================================================

Sebagai alternatif lain, anda juga bisa melakukan langkah pengamanan secara manual dengan men-disable fungsi Autorun/Autoplay pada Drive/Removable tersebut, caranya :

1.  Dengan GPEDIT.MCS

  • Klik Start–> Run–> ketik: GPEDIT.MSC
  • Setelah muncul layar “Group Policy” klik folder “System” pada menu “User Configuration” dan “Computer Configuration”
  • Pada kolom Settings, klik dua kali “Turn off Autoplay”
  • Setelah muncul layar “Turn off Autoplay” properties, klik tabulasi [Settings]
  • Pilih opsi “Enable” pada menu “Turn off Autoplay”
  • Pilih “All Drive” pada kolom “Turn off Autoplay on”
  • tekan OK
  • tutup Group Policy, restart komputer

2. Dengan  registry

  • Klik Start–> Run–> ketik:   regedit
  • Browse ke alamat registry berikut:

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

HKEY_USERS\.DEFAULT\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer

  • Klik kanan pada string NoDriveTypeAutoRun
  • Isi value data dengan ff (untuk mematikan ungsi Aturun/Autoply)
  • Tekan OK
  • Tutup Group registry editor, restart komputer

=========================================================

Selain kedua cara di atas, anda juga dapat menggunakan software Powertoys (hanya untuk Windows XP) keluaran Microsoft. download disini

This is How To :

Download dan instal file TweakUI Powertoys Setup

  • Pilih menu “MyComputer” | Autoplay | Drivers”, pada kolom “Enable Autoplay on Drives” buang centang pada Drive yang di inginkan agar fungsi Autopplay tersebut dimatikan.

  • Lakukan juga perubahan pada menu “type” pada kolom “Autoplay Drive types”, pastikan anda sudah membuang centang semua opsi yang ada (Enable Autoplay for CD and DVD drives dan Enable Autoplay for removable drives).

=========================================================

Dengan mendisable fungsi autorun tersebut, maka file autorun virus tidak akan otomatis berjalan ketika flashdisk dicolok ke komputer.

Huaaahh… sudah malam, segitu saja, semoga bermanfaat…

Salam …


Mengembalikan Fasilitas Windows Yang Telah Dirusak Virus

Biasanya setelah anda melakukan pembersihan virus pada komputer, terkadang sang virus masih meninggalkan jejaknya di setting registry seperti mendiasable fasilitas task manager, regedit, run, CMD, computer Propertis, klik kanan error, device manager, bla bla bla dll… hal ini biasanya harus kita kembalikan secara manual baik dengan script maupun regedit. Untuk masalah tersebut, sebenarnya ada banyak tools yang bisa dipakai untuk mempermudah perbaikan, salah satunya adalah tools XP Quick Fix Plus.

Tools gratis yang berukuran kecil ini (551 Kb) dapat anda download disini

Kelebihan yang ada pada tools ini adalah selain  bersifat portabel sehingga anda tidak perlu melakukan penginstalan dan dapat dijalankan langsung dari flashdisk atau CD, ringan dan cepat dalam posesnya, juga menyediakan fasilitas untuk memperbaiki 40 macam perbaikan pada windows, diantaranya :

  • Mengaktifkan task manager yang tidak bisa dijalankan
  • Mengaktifkan Registry Editor
  • Mengaktifkan Folder Options
  • Menampilkan Run dialog yang hilang
  • Mengaktifkan command prompt
  • Mengembalikan My Computer Properties
  • Mengembalikan Device Manager
  • Boot.ini tab hilang dari MSCONFIG
  • Error klik kanan windows
  • CD/DVD drive hilang atau tidak dikenali
  • Icon Turn Off hilang dari Start menu
  • Mengaktifkan CD autoplay

Untuk melihat Fungsi dari masing-masing menu tinggal sorot dengan mouse maka pada panel dibagian bawah akan muncul informasi fungsi dari tools tersebut.

XP Quick Fix Plus juga dapat dijalankan melalui command prompt jika Windows tidak dapat menjalankannya secara normal mode, ada sebuah utiliti baris perintah sederhana (QFC.EXE) disertakan dalam file zip (38kb), caranya,  Start– run– ketik cmd,  ubah direktori ke folder penyimpanan XP XP Quick Fix Plus dan jalankan program QFC.EXE dengan parameter :

QFC /t – untuk enable the Task Manager
QFC /r – untuk enable the Rgistry Editor
QFC /f – untuk enable the Folder Options
QFC /e – untuk restore the Run Dialog
QFC /p – untuk restore My Computer Properties

Perlu diingat bahwa tools ini bukan untuk menghilangkan virus, melainkan untuk mengembalikan fasilitas windows yang telah dirubah atau di disable virus… so, please bersihkan dulu virusnya sebelum digunakan.. ok?

Cukup segitu, baiknya anda coba saja sendiri… semoga bermanfaat..

Salam …


Membunuh Proses Windows dengan Command Prompt

Ketika melakukan penghapusan virus pada komputer terinfeksi, terkadang anda harus menghentikan terlebih dahulu proses virus yang sedang berjalan / aktif, sehingga listing program virus tidak bisa memblokir antivirus yang akan dijalankan. secara normal kita dapat melakukan hal itu dengan Task Manager, tetapi karena sang virus mempunyai kemampuan untuk mendisable task manager maka kita memerlukan bantuan tools lain yang tidak / belum dikenali oleh virus. Telah banyak tools yang mempunyai kemampuan tersebut (misal ; killbox, cprocess, dll)

Namun disini jika anda tertarik untuk mencoba, secara sederhana juga dapat dilakukan penghentian Proses Windows melalui DOS Prompt. Bagi anda yang telah terbiasa tentu hal ini dapat dilakukan dengan mudah.

This is How To:

  • Klik START > RUN > ketik CMD – enter
  • Setelah windows DOS Prompt muncul, ketikan command: tasklist
  • Tasklist process yang sedang berjalan akan segera muncul

  • Cari nama process yang ingin anda hentikan, kemudian cari nomor PID nya.
  • Setelah anda tentukan process ID mana yang akan di hentikan maka ketik command tskill (no.PID) misal : –> tskill 564 maka aplikasi/proses dengan nomor PID tersebut akan diclose.

… Namun bagaimana jika virus juga memblok aplikasi RUN atau bahkan aplikasi Comand Prompt? …

Beberapa varian virus, trojan atau malware memang telah melakukan hal tersebut, menutup aplikasi run, regedit bahkan CMD, untuk melindungi dirinya. Jika hal tersebut terjadi anda bisa mencoba menghentikan proses windows dengan script sederhana dibawah ini :

==============================================

<html><head><title>Zank to Kill</title>
<HTA:APPLICATION
APPLICATIONNAME=”Zank2Kill” ID=”oHTA” BORDER=”thick”
BORDERSTYLE=”normal” CAPTION=”yes” CONTEXTMENU=”yes”
INNERBORDER=”no” MAXIMIZEBUTTON=”no” MINIMIZEBUTTON=”yes”
NAVIGABLE=”yes”
ICON=”TASKMGR.EXE” SCROLL=”yes” SCROLLFLAT=”yes”
SELECTION=”no” SHOWINTASKBAR=”yes” SINGLEINSTANCE=”no”
SYSMENU=”yes” VERSION=”0.3″ WINDOWSTATE=”normal” WIDTH=”3%”>
</head>
<script language=vbscript>
sub LIST()
dim objService,Process,colProcess,datanya
dim return,isi
set objService = getobject(“winmgmts:”)

datanya = “<font face=verdana size=2pt color=white>”
datanya = datanya & “<b>PROGRAM nang lagi jalan:</b><br><br>”
datanya = datanya & “<table cellspan=0 cellpadding=0 border=1″
datanya = datanya & ” bordercolor=black><tr bgcolor=black><td>”
datanya = datanya & “<font face=verdana size=2pt color=white>”
datanya = datanya & “<b>PID</td><td><font face=verdana size=2pt”
datanya = datanya & ” color=white><b>Ngaran Proses</td><td><font ”
datanya = datanya & “face=verdana size=2pt color=white><b>diapakan</td></tr>”

for each Process in objService.InstancesOf(“Win32_process”)
Return = Process.GetOwner(isi)
datanya = datanya & “<tr bgcolor=#333333><td><font face=verdana ”
datanya = datanya & “size=2pt color=white><b>”
datanya = datanya & Process.processid & “</b></td><td><font ”
datanya = datanya & “face=verdana size=2pt color=white>”
datanya = datanya & process.name & “</td><td bgcolor=black ”
datanya = datanya & “onclick=vbscript:BUNUH(”
datanya = datanya & process.processid & “)><font face=verdana ”
datanya = datanya & “size=2pt color=#FFCC00>:<) <b>BUNUH”
datanya = datanya & “</b></td></tr>”
Next
data.innerhtml = datanya
end sub
sub BUNUH(PID)
dim objService,Process,colProcess,t,vv
t = msgbox(“Anda yakin bunuh PID ” & pid & “?”,36,”Zank to Kill”)
if t = 7 then exit sub
set objService = getobject(“winmgmts:”)
vv = “Select * from Win32_Process Where processID = ” & PID
Set colProcess = objService.ExecQuery (vv)
For Each Process in colProcess
Process.Terminate()
Next
list
end sub
</script>
</head><body onload=”vbscript:list” bgcolor=#666666>
<span id=”data”></span>
<table bgcolor=#FFCC00><tr><td onclick=vbscript:list>
<font face=verdana size=2pt><b>REFRESH </b></td></tr></table>
</body></html>

==============================================

Copy script tersebut dan paste pada notepad, simpan dengan nama terserah_anda.hta (nama boleh ganti sesuka anda, namun ekstensi belakang harus .hta)

Atau jika anda malas membuatnya bisa juga anda ambil disini ekstrak file hasil download dan jalankan Zank2Kill.hta.

Seperti telah saya tuliskan diatas, saat ini banyak tersedia tools pengganti task manager yang dapat anda download secara gratis, namun alternatif diatas tidak ada salahnya untuk dicoba, semoga bermanfaat …

Salam …


Uninstall program yang tidak ada dalam daftar Add Remove Program

Terkadang ketika kita menginstal sebuah program dan kemudian dirasa tidak diperlukan lagi, daripada hanya memenuhi ruang HD, maka diputuskan untuk membuangnya saja, tetapi permasalahan timbul karena ternyata program tersebut tidak ada dalam Daftar Add / Remove Programs. Untuk masalah ini memang telah tersedia software seperti “Youruninstaler!” yang mampu membersihkan hingga ke registry.. Namun sekedar untuk menambah pengetahuan, sebenarnya ada trik sederhana untuk melakukan uninstal program seperti pada kasus diatas.

Secara singkat saja, sebenarnya yang terjadi saat Anda menginstal sebuah program di komputer Anda maka Windows XP secara otomatis menambahkan beberapa entri dalam registry seperti nama, Ikon, pembuat, dll. Untuk trik sederhana ini yang terpenting dalam proses uninstall yaitu entri registry bernama ‘UninstallString‘.

Baik kita mulai..

Anda tidak perlu mengedit registry melainkan hanya akan memanfaatkan informasi dari registry, caranya :

  1. Klik Start-> Run, lalu ketik regedit dan tekan enter.
  2. Pada HKEY_LOCAL_MACHINE \ Software \ Microsoft \ Windows \ CurrentVersion \ Uninstall \
  3. Klik tanda  ‘+‘  sehingga muncul nama nama program yang terinstal di komputer anda.
  4. Cari nama program yang ingin Anda uninstall dan klik di atasnya.
  5. Pada panel sebelah kanan akan terlihat entri bernama UninstallString –>  double klik di atasnya.
  6. Sebuah pop up bernama Edit String akan muncul –>  copy (Ctrl+C) Nilai string tersebut.

Sekarang proses Uninstal yang sesungguhnya, …

  • Buka command prompt (Start–> Run–> ketik cmd –> enter) dan paste (Ctrl+V) string yang telah Anda copy.
  • Tekan enter untuk menjalankan eksekusi… akan muncul jendela uninstal
  • Ikuti langkah Uninstal wizard hingga selesai..

Sederhana saja bukan:  Cukup_disini\Selamat_mencoba\Semoga bermanfaat\

Salam, …

Selamat Hari Raya Idul Adha 1430 H….


Mengembalikan Setting Registry Safe Mode

Ketika membaca sebuah coment postingan terdahulu tentang Win32.IRCBoot, ada sebuah kasus dimana komputer yang terinfeksi tidak dapat masuk ke Safe Mode, hal ini disebabkan karena worm tersebut juga telah menghapus string registry yang bertujuan untuk mendisable safe mode:

* HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot

Jika hal ini juga terjadi pada anda, dan jika OS anda menggunakan windows XP mungkin anda bisa memperbaikinya dengan script dibawah ini.

Berikut adalah script registry untuk mengembalikan settingan komputer agar bisa masuk ke Safe Mode.

PENTING : Hanya untuk Windows XP
Download Filenya Disini
extract hasil download dan double klik file Rebuilt_safe_Mode.reg dan pilih Ok.
Lakukan restart dan coba lagi masuk Safe Mode (tekan F8 berulang pilih Safe Mode)

Atau copy dan Paste ke Notepad tulisan dibawah ini dan save dengan nama Rebuilt_safe_Mode.reg (Save as type = All)
============================================

Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot]
“AlternateShell”=”cmd.exe”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal]

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\AppMgmt]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\Base]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\Boot Bus Extender]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\Boot file system]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\CryptSvc]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\DcomLaunch]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\dmadmin]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\dmboot.sys]
@=”Driver”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\dmio.sys]
@=”Driver”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\dmload.sys]
@=”Driver”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\dmserver]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\EventLog]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\File system]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\Filter]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\HelpSvc]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\Netlogon]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\PCI Configuration]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\PlugPlay]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\PNP Filter]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\Primary disk]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\RpcSs]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\SCSI Class]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\sermouse.sys]
@=”Driver”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\sr.sys]
@=”FSFilter System Recovery”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\SRService]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\System Bus Extender]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\vga.sys]
@=”Driver”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\vgasave.sys]
@=”Driver”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\WinMgmt]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\{36FC9E60-C465-11CF-8056-

444553540000}]
@=”Universal Serial Bus controllers”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\{4D36E965-E325-11CE-BFC1-

08002BE10318}]
@=”CD-ROM Drive”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\{4D36E967-E325-11CE-BFC1-

08002BE10318}]
@=”DiskDrive”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\{4D36E969-E325-11CE-BFC1-

08002BE10318}]
@=”Standard floppy disk controller”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\{4D36E96A-E325-11CE-BFC1-

08002BE10318}]
@=”Hdc”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\{4D36E96B-E325-11CE-BFC1-

08002BE10318}]
@=”Keyboard”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\{4D36E96F-E325-11CE-BFC1-

08002BE10318}]
@=”Mouse”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\{4D36E977-E325-11CE-BFC1-

08002BE10318}]
@=”PCMCIA Adapters”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\{4D36E97B-E325-11CE-BFC1-

08002BE10318}]
@=”SCSIAdapter”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\{4D36E97D-E325-11CE-BFC1-

08002BE10318}]
@=”System”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\{4D36E980-E325-11CE-BFC1-

08002BE10318}]
@=”Floppy disk drive”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\{71A27CDD-812A-11D0-BEC7-

08002BE2092F}]
@=”Volume”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Minimal\{745A17A0-74D3-11D0-B6FE-

00A0C90F57DA}]
@=”Human Interface Devices”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network]

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\AFD]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\AppMgmt]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\Base]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\Boot Bus Extender]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\Boot file system]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\Browser]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\CryptSvc]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\DcomLaunch]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\Dhcp]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\dmadmin]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\dmboot.sys]
@=”Driver”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\dmio.sys]
@=”Driver”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\dmload.sys]
@=”Driver”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\dmserver]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\DnsCache]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\EventLog]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\File system]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\Filter]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\HelpSvc]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\ip6fw.sys]
@=”Driver”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\ipnat.sys]
@=”Driver”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\LanmanServer]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\LanmanWorkstation]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\LmHosts]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\Messenger]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\NDIS]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\NDIS Wrapper]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\Ndisuio]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\NetBIOS]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\NetBIOSGroup]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\NetBT]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\NetDDEGroup]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\Netlogon]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\NetMan]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\Network]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\NetworkProvider]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\NtLmSsp]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\PCI Configuration]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\PlugPlay]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\PNP Filter]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\PNP_TDI]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\Primary disk]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\rdpcdd.sys]
@=”Driver”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\rdpdd.sys]
@=”Driver”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\rdpwd.sys]
@=”Driver”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\rdsessmgr]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\RpcSs]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\SCSI Class]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\sermouse.sys]
@=”Driver”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\SharedAccess]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\sr.sys]
@=”FSFilter System Recovery”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\SRService]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\Streams Drivers]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\System Bus Extender]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\Tcpip]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\TDI]
@=”Driver Group”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\tdpipe.sys]
@=”Driver”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\tdtcp.sys]
@=”Driver”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\termservice]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\vga.sys]
@=”Driver”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\vgasave.sys]
@=”Driver”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\WinMgmt]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\WZCSVC]
@=”Service”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\{36FC9E60-C465-11CF-8056-

444553540000}]
@=”Universal Serial Bus controllers”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\{4D36E965-E325-11CE-BFC1-

08002BE10318}]
@=”CD-ROM Drive”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\{4D36E967-E325-11CE-BFC1-

08002BE10318}]
@=”DiskDrive”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\{4D36E969-E325-11CE-BFC1-

08002BE10318}]
@=”Standard floppy disk controller”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\{4D36E96A-E325-11CE-BFC1-

08002BE10318}]
@=”Hdc”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\{4D36E96B-E325-11CE-BFC1-

08002BE10318}]
@=”Keyboard”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\{4D36E96F-E325-11CE-BFC1-

08002BE10318}]
@=”Mouse”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\{4D36E972-E325-11CE-BFC1-

08002BE10318}]
@=”Net”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\{4D36E973-E325-11CE-BFC1-

08002BE10318}]
@=”NetClient”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\{4D36E974-E325-11CE-BFC1-

08002BE10318}]
@=”NetService”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\{4D36E975-E325-11CE-BFC1-

08002BE10318}]
@=”NetTrans”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\{4D36E977-E325-11CE-BFC1-

08002BE10318}]
@=”PCMCIA Adapters”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\{4D36E97B-E325-11CE-BFC1-

08002BE10318}]
@=”SCSIAdapter”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\{4D36E97D-E325-11CE-BFC1-

08002BE10318}]
@=”System”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\{4D36E980-E325-11CE-BFC1-

08002BE10318}]
@=”Floppy disk drive”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\{71A27CDD-812A-11D0-BEC7-

08002BE2092F}]
@=”Volume”

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\Network\{745A17A0-74D3-11D0-B6FE-

00A0C90F57DA}]
@=”Human Interface Devices”

===============================================

Demikian alternatif untuk mengembalikan settingan komputer agar bisa masuk ke Safe Mode … Selamat mencoba, terimakasih sudah membaca dan jangan berhenti untuk selalu mencoba.
Salam ….