In a few words

Terbaru

Solusi CD/DVD rom hilang atau tidak bisa burning

Mumpung ada kesempatan untuk sharing, daripada menghabiskan waktu untuk hal yang tidak bermanfaat… baiknya dipakai untuk posting sesuatu yang berguna,… setuju?

Ok, thanks untuk yang sudah angkat tangan sambil bilang “Setujuuuu…” 😀

Posting ini ditulis berdasarkan cerita teman, begini… Beberapa waktu lalu, dikantor ketika diminta data dalam bentuk softcopy (CD), ketika akan melakukan tahap burning atau memasukkan data kedalam cd ternyata aplikasi Nero yang digunakan untuk burning tidak bisa melakukan tugasnya. Ketika dibuka My Computer… astaga, disana tidak terlihat adanya icon drive DVD, padahal baru beberapa hari yang lalu masih ada dan masih bisa burning data, waddohhh… bagaimana ini…. tapi, tenang dulu… masukkan data dalam flashdisk dan burning dikomputer lain… selesai. Everybody happy with happy Ending.. TAMAT…..

hehe… sungguh sebuah kisah yang menyentuh bukan?…

Nah, sekarang cerita yang lain, bagaimana mengembalikan cd/dvd room yang hilang tadi?… dan bagaimana agar bisa burning data lagi?…

Baca kelanjutan halaman ini »

Iklan

Merubah Run Dialog Box Windows Xp dengan RESOURCE HACKER

Untuk merubah tampilan Run dialog box seperti gambar disamping ? bisa… gunakan Resource Hacker.

Sekalian pengenalan, resource hacker adalah tool gratis yang fungsinya untuk mengedit file-file yang tidak dapat di buka oleh program-program biasa, seperti file dengan extensi (.dll, .exe, .cpl dan lain lain), Tool ini dapat melakukan modifikasi pada sistem operasi windows. Seperti pada contoh kali ini, kita akan mengubah kotak dialog Run menjadi bentuk sesuai dengan keinginan kita. Karena bersifat portable, tidak perlu instal cukup double click ResHacker.exe.

 

Ok, kita mulai? Baca kelanjutan halaman ini »

Mengetahui Proses atau program penyebab error

Tentunya anda pemakai komputer pernah menemui sebuah pesan error ketika sedang menjalankan sebuah aplikasi,  dan untuk memperbaiki error tersebut kita harus terlebih dahulu mengetahui asal terjadinya error dan  memahami penyebabnya… Ada berbagai hal yang bisa menyebabkan munculnya error message tersebut, misalnya dikarenakan virus, konflik pada hard disk, konflik pada Software dan lain lain.
Penyebab terjadinya error yang disebabkan konfik  software, biasanya di sebabkan oleh buruknya proses instal dan uninstal dari sebuah software sehingga registry tidak perlu yang masih tersisa dari proses uninstal tidak sempurna dihapus.

 

Jika terjadi error pada sistem, biasanya windows akan menampilkan sebuah kotak dialog yang berisi keterangan tentang penyebab kesalahan / error tersebut… seperti pada contoh gambar ini :

Dari dialog box diatas jelas error yang muncul disebabkan oleh sebuah aplikasi, tapi bagaimana halnya jika pesan error tersebut tidak menampilkan detail penyebab terjadinya, apakah disebabkan oleh aplikasi atau oleh kegagalan sistem, misalnya dapat dilihat pada contoh gambar ini :

Sulit untuk memulai perbaikan jika kita tidak mengetahui penyebabnya, kita bisa lihat proses yang berjalan pada  windows task manager tetapi akan terlihat begitu banyak proses dan tentunya sangat sulit untuk menebak  penyebab error tersebut… karena itu kita memerlukan software pendeteksi error message. Selain memanfaatkan fasilitas Windows Event Viewer, kita juga  bisa gunakan sofware gratis semacam MSWinErr.

misal :

Tetapi cara diatas ternyata juga tidak terlalu efisien karena tidak langsung menampilkan proses penyebab munculnya pesan error. Lalu, untuk lebih jelas mengetahui penyebab error message yang tidak menampilkan detail kesalahan, secara sederhana kita dapat memanfaatkan sebuah software gratis : Process Explorer.

Download Process Explorer (1.75 MB) disini, extract dan jalankan, pada tombol ‘find windows process’ (lihat pada gambar bawah), cukup drag / tekan rendam dan seret kedalam error message … karena itu, error message harus tetap terbuka jika kita ingin menggunakan cara ini.

maka akan ditampilkan proses penyebab terjadinya error tersebut

Untuk lebih jelas mengetahui aplikasi yang menyebabkan error tersebut lakukan klik dua kali pada proses yang ber-hightligh maka akan tampil propertisnya, nah… dari sana kita bisa mulai melakukan troubleshooting.

======  tidak terlalu sulit bukan?…. selanjutnya untuk pembersihan registry kita bisa gunakan sofware registry cleaner semacam Ccleaner, YourUnistaler, dan lain lain… coba googling sendiri..

Ok, segitu saja… semoga bermanfaat.

 

 

Mengetahui Proses yang memperlambat startup windows

Proses startup yang lama ketika kita menghidupkan komputer tentu sangat membuat frustasi …  banyak orang merasakan proses booting komputer semakin lama semakin menjadi lambat, sehingga tidak sedikit juga yang berpikir untuk menginstal ulang windowsnya. Sebelum anda melakukan instal ulang,  jika alasannya karena booting yang lambat, tidak ada salahnya jika kita coba mendiagnosa terlebih dahulu apa penyebab lambatnya proses startup tersebut. Banyak hal yang dapat mempengaruhi lamanya startup, bisa saja karena virus, spyware, registry yang corrupt, banyaknya update yang berjalan, beratnya program yang di-load pada proses stratup, dll, dll … Untuk lebih jelasnya, kita sebetulnya dapat menganalisa proses apa yang paling banyak memakan waktu startup windows.  Ada beberapa macam program Boot Analyzer atau penganalisa boot yang dapat digunakan, disini kita akan gunakan program kecil yaitu:

BootLogXP

Suported Windows XP/2003 32-bit .
Compatible with Windows XP SP3.
Compatible with all known antiviral software.

boleh ambil di link download : disini

Bootlog XP adalah Boot Analyzer Windows yang menganalisa booting komputer dan menampilkan proses load pada saat startup, sehingga memungkinkan kita untuk melihat berapa lama waktu yang dipakai oleh setiap proses pada startup.

  • Download Bootlog XP pada link diatas, ekstract, instal dan jalankan. Klik pada tombol “Test at Next Boot” dan restart komputer Anda.

  • Setelah Restart biarkan Bootlog XP secara otomatis menganalisa waktu boot yang dipakai oleh omponen OS , driver, services dan berbagai aplikasi terinstal yangberjalan selama proses booting.

  • Proses analisa ini akan sedikit lama so.. don’t panic, tekan tombol stop setelah loading startup komputer selesai. untuk melihat hasilnya tekan tombol “analyse boot log” disana kita kan dapat melihat hasil analisa waktu boot yang dipakai oleh omponen OS , driver, services dan berbagai aplikasi terinstal yang berjalan selama proses booting.

Simple saja bukan? dari hasil analisa tersebut maka kita dapat mengetahui proses yang paling lama memakan waktu untuk load.

Catatan: Bootlog XP merupakan software trial tapi anda bisa memakainya sampai 30 hari.

Untuk melakukan pengaturan program yang diload atau otomatis jalan ketika startup anda bisa gunakan system configuration utility windows (Start-Run- ketik msconfig, buka tab startup dan buang centang pada program yang tidak diperlukan ketika startup) atau gunakan tool seperti TuneUp Utility, Ccleaner, dll, dll….

Ok, segitu saja… semoga bermanfaat.

Salam….

 

Wincos.exe

Berhati-hatilah bila anda suka mendownload sofware, bisa jadi setelah anda selesai download tiba-tiba komputer anda berperilaku aneh pada setiap startup-nya.. Jika anda termasuk kategori orang yang suka melakukan percobaan pada komputer anda dan banyak download program tentunya pernah mengalami hal diatas 😀 … nah, sekedar contoh tentang kejadian diatas, posting ini adalah tentang error yang terjadi pada startup yang disebabkan oleh hasil download.

Masalah :

Ketika komputer dihidupkan login menjadi lama dan memunculkan pesan error “aplication error’ tanpa ada keterangan apa-apa selain pilihan tombol ‘OK’

Pesan error tersebut tentu sangat membingungkan, aplikasi yang mana yang error? tidak ada keterangan sama sekali …. user cuma disuguhi pilihan ‘OK‘ 😀 …  setelah di ‘ok’ muncul lagi error message “Runtime error 3 at 00409C3A” dan lagi-lagi hanya menyediakan pilihan ‘OK

Ternyata jika startup dilakukan dengan flashdisk (saya coba dengan flashdisk yang mempunyai fasilitas write protect) tertancap pada port usb, windows  akan menampilkan pesan error :

“The disk cannot be writen to bicouse it is write protected, please bla…bla…bla”

Wincos.exe … ?? apaan tuh?…  dari sini mulai ada titik terang untuk mulai mencari asal mula pesan error yang menyebabkan login menjadi lama tersebut. Untuk mengetahui penyebab error message tersebut kita  harus mengecek program yang jalan di startup.

Solusi :

Untuk menghilangkan munculnya pesan error diatas, cek dulu program yang jalan di startup, klik start, Run (atau tekan win+R) lalu ketikkan msconfig

pada box  system configuration pilih tab startup cari startup item yang bernama Wincos, jika sudah ditemukan disable (buang conteng pada kotak) proses tersebut.

Jangan diklik aply / ok dulu box system configuration, lihat lokasi file tersebut pada kolom command dan browse lokasi tersebut, cari file wincos.exe lalu rename menjadi wincosOLD.exe .. disini kita hanya lakukan rename untuk berjaga-jaga jika terjadi kesalahan sistem kita tinggal mengembalikan / rename nama aslinya. Jika file ini tidak kita rename maka input startup pada msconfig akan secara otomatis kembali menjadi enable…

Kembali ke  box system configuration klik aply / ok maka komputer akan meminta untuk restart,… tekan restart.. selesai, rangkaian pesan error diatas tidak akan mengganggu anda lagi. 😀

 

Masih penasaran mengapa terjadi error tersebut ?

hehe… masih penasaran?  baik, lebih jauh ketika saya coba upload file Wincos.exe tersebut di http://www.virustotal.com maka result yang diberikan adalah sebagai berikut :

Antivirus Version Last Update Result
AhnLab-V3 2010.11.04.03 2010.11.04 Win32/Autorun.worm.84480.B
AntiVir 7.10.13.138 2010.11.04 TR/Agent.84480.9
Antiy-AVL 2.0.3.7 2010.11.04
Authentium 5.2.0.5 2010.11.04 W32/Bloop.A.gen!Eldorado
Avast 4.8.1351.0 2010.11.04 Win32:Malware-gen
Avast5 5.0.594.0 2010.11.04 Win32:Malware-gen
BitDefender 7.2 2010.11.04 Generic.Malware.SL!Bg.5B990841
CAT-QuickHeal 11.00 2010.11.04 Worm.AutoRun.bafk
ClamAV 0.96.2.0-git 2010.11.04
Comodo 6615 2010.11.04 UnclassifiedMalware
Emsisoft 5.0.0.50 2010.11.04 Worm.Win32.Cerohar!IK
eSafe 7.0.17.0 2010.11.03
eTrust-Vet 36.1.7955 2010.11.04
F-Prot 4.6.2.117 2010.11.03 W32/Bloop.A.gen!Eldorado
F-Secure 9.0.16160.0 2010.11.04 Generic.Malware.SL!Bg.5B990841
Fortinet 4.2.249.0 2010.11.04
GData 21 2010.11.04 Generic.Malware.SL!Bg.5B990841
Ikarus T3.1.1.90.0 2010.11.04 Worm.Win32.Cerohar
Jiangmin 13.0.900 2010.11.04 Worm/AutoRun.mtq
K7AntiVirus 9.67.2903 2010.11.03 Trojan-Downloader
Kaspersky 7.0.0.125 2010.11.04 Worm.Win32.AutoRun.bafk
McAfee 5.400.0.1158 2010.11.04 W32/Autorun.worm!ip
McAfee-GW-Edition 2010.1C 2010.11.04 W32/Autorun.worm!ip
Microsoft 1.6301 2010.11.04 Worm:Win32/Autorun.VQ
NOD32 5591 2010.11.04 probably a variant of Win32/Autorun.IZJYUIM
Norman 6.06.10 2010.11.04 W32/Agent.QTNK
nProtect 2010-11-04.02 2010.11.04
Panda 10.0.2.7 2010.11.04 W32/AutoRun.DJ.worm
PCTools 7.0.3.5 2010.11.04 Trojan.Generic
Prevx 3.0 2010.11.05 Medium Risk Malware
Rising 22.72.02.04 2010.11.04
Sophos 4.59.0 2010.11.04 Mal/Generic-L
Sunbelt 7214 2010.11.04 Trojan.Win32.Generic!BT
SUPERAntiSpyware 4.40.0.1006 2010.11.04
Symantec 20101.2.0.161 2010.11.04 Trojan Horse
TheHacker 6.7.0.1.076 2010.11.04
TrendMicro 9.120.0.1004 2010.11.04 TROJ_Gen.MZ40M4
TrendMicro-HouseCall 9.120.0.1004 2010.11.04 TROJ_Gen.MZ40M4
VBA32 3.12.14.1 2010.11.03 Worm.Win32.AutoRun.bafk
ViRobot 2010.10.4.4074 2010.11.04 Worm.Win32.Autorun.84480.B
VirusBuster 12.71.4.0 2010.11.03 Worm.AutoRun.ACPY

lebih jelas telah diupload : disini

Sementara hasil upload analisa result dari http://info.prevx.com adalah sebagai berikut :

Dan result yang diberikan adalah :

lebih jelas telah diupload : disini

Melihat hasil result diatas, baru saya teringat bahwa kemarin saya pernah mendownload sebuah program portable (dalam kotak merah diatas) untuk uji coba… program tersebutlah yang menjadi biang masalah munculnya pesan error dan menghambat proses login mengakibatkan lambatnya pembacaan proses setelah starup….

Ok, masalah dah clear, error teratasi dan windows kembali normal… Untuk itulah disini saya ingin kembali mengingatkan agar berhati-hati dalam mendownload program yang mungkin saja disusupi virus atau malware.  Tapi kesalahan terkadang membuat kita dapat lebih mengerti dan lebih berusaha memahami sehingga pada akhirnya kita mendapatkan hikmahnya, setuju? 😀

… Ok, keep respect, peace and love, teruslah berusaha untuk lebih mengerti, dan semoga bermanfaat ….

Salam …

Mengunci Folder

Sebuah folder yang berisi file-file penting memang sebaiknya tidak boleh dibuka oleh orang lain, dan sebagian besar software untuk mengunci folder adalah versi berbayar (tidak gratis). Jika anda ingin sedikit kreatif, anda bisa membuat sendiri script sederhana pengunci folder pribadi silahkan lihat caranya pada posting terdahulu disini … Namun jika anda tidak mau repot dan ingin mencari software pengunci folder yang free alias gratis, ada sebuah software kecil untuk mengunci folder yang mungkin bisa kita bagi disini,  kita bisa gunakan Secure Folder.

Secure Folder adalah sebuah aplikasi kecil pengunci folder yang dapat berjalan pada XP, Vista dan Windows 7… Tertarik ?  silahkan download Secure Folder disini dan lanjutkan membaca sedikit reviewnya…

  • Setelah anda download dan instal, yang pertama muncul adalah kolom pengesetan password untuk semua file yang akan anda kunci … (yaps, tebakan anda betul), semua folder yang dikunci akan mempunyai hanya satu password, yaitu password yang akan anda tulis pada kolom pengesetan password pertama tadi.

  • Selanjutnya, tentukan folder yang ingin anda kunci, klik kanan dan klik pada tab “[Lock/Unlock] with Secure Folder” dimana entri ini akan ada secara otomatis setelah anda menginstalkan Secure Folder.

  • Akan muncul sebuah box dimana anda bisa memilih apakah folder tersebut akan dikunci jika diberikan conteng pada mode Lock, disembunyikan jika diberikan conteng pada mode Hide bahkan diEncrypt jika anda ingin “mengaburkan” informasi folder sehingga tidak bisa dibaca propertiesnya tanpa pengetahuan khusus.

  • Sampai langkah ini, proses penguncian folder telah selesai. Untuk membuka kembali folder tersebut, anda bisa buka program Secure Folder melalui Start –> All Programs –> Secure Folder. Secara otomatis program akan meminta anda untuk memasukkan password yang telah anda berikan ketika instalasi awal diatas  kemudiak klik pada tombol login.

  • Setelah login berhasil, akan ditampilkan daftar folder yang telah terkunci. Berikan conteng pada file yang ingin dibuka klik pada tab Unlock, maka folder akan terbuka.

  • Setelah selesai mengedit file dalam folder tersebut, jangan lupa untuk menguncinya kembali dengan Secure Folder dan klik pada tab Lock


  • Jika anda mencoba untuk membuka langsung folder terkunci tersebut tanpa melalui program Secure Folder maka akan muncul error seolah-olah folder tidak bisa diakses.

==================

Keamanan memang akan selalu berbanding terbalik dengan kenyamanan… kita akan sedikit dibuat repot demi melindungi folder penting kita, well.. pilihan ada ditangan anda, disini saya hanya ingin berbagi dan silahkan dicoba sendiri, semoga bermanfaat….

Salam ….

Memperbaiki Pesan Error “This operation has been cancelled due to restrictions in effect on this computer”

Tentunya sangat menjengkelkan jika tiba-tiba kita mendapatkan pesan error pada komputer, pada posting berikut adalah tentang menangani pesan Error “This operation has been cancelled due to restrictions in effect on this computer‘, yang muncul setiap kali klik untuk membuka drive.

Ada beberapa penyebab munculnya pesan error tersebut ….

Jika masalah ini timbul karena terjadi perubahan di default  web browser Internet Explorer, silahkan coba beberapa solusi dibawah :

1. cara 1

  • Masuk ke Control Panel -> Add Remove Programs, klik “Set Program Access and Defaults

  • Bukalah konfigurasi yang dipilih dan ubah default web browser pada pilihan lain.

Cara 2

  • Jika masalah ini terjadi karena registry yang corrupt atau rusak, anda bisa perbaiki dengan mengembalikan setting key  pada  registry HKEY_Local_Machine\Software\Classes\htmlfile\shell\open\command, untuk lebih mudahnya silahkan download repair keynya disini, ekstrak, lalu klik kanan file html_fix pilih merge.

Cara 3

  • Klik Start pilih RUN ketikkan regedit lalu tekan Ctrl + F (search)  kemudian cari value dengan mengetikkan nocontrolpanel. •    rubahlah  value dari 1 menjadi 0.

===========

  • Jika pesan error  ini muncul ketika klik hyperlink e-mail, maka penyebab paling umum adalah terjadinya korup pada registri key di Internet Explorer. kerusakan registri key dapat ditemukan di HKEY_Local_Machine\Software\Classes\htmlfile\shell\open\command. Untuk memperbaikinya, jika Anda menggunakan browser lain sebagai standar, kita perlu mengatur IE sebagai default sampai Anda memverifikasi link bekerja di Outlook.. coba ulang pengaturan Web di Internet Explorer, aturlah IE sebagai browser default mengikuti langkah-langkah di Set Program Access di Control Panel (cara 1 diatas).
  • Jika pesan error ini muncul setelah dilakukan uninstal sebuah aplikasi yang berbasis HTML command (seperti browser Chrome, Firefox dll) maka anda harus mengubah association HTM/HTML di registry

Caranya :

1.  klik Start, Run, ketikkan Regedit —Enter

2.  Cari string  HKEY_CURRENT_USER\Software\Classes\.html

3.  Klik kanan pada key .html danh pilih Modify

4. Rubah value “ChromeHTML” menjadi  “htmlfile” (atau dari FireFoxHTML menjadi htmlfile)

5.  Lakukan langkah 4  jika terdapat key .htm dan .shtml

==================

Terjadinya registry windows yang korrupt atau rusak bisa saja terjadi disebabkan adanya bug sebuah aplikasi / program  atau hal lain dengan berbagai penjelasan yang sulit dipahami namun semoga sedikit review diatas dapat dimengerti.  Segitu saja, semoga bermanfaat….

Salam ….