In a few words

Archive for Januari, 2010

Kumpulan Situs Download Driver

Setelah melakukan instalasi atau instal ulang OS maka yang paling penting adalah menginstal driver hardware.. Jika pada laptop atau PC yang diinstal sudah menyediakan CD Driver tentunya akan sangat memudahkan pekerjaan anda, namun biasanya yang terjadi adalah CD driver bawaan laptop atau PC tersebut hilang entah kemana sehingga anda harus mencarinya di internet….

Sekedar untuk memudahkan pencarian driver di internet, pada posting ini saya ingin berbagi catatan link Kumpulan Situs Download Driver dari Vendor resmi laptop dan motherboard :

Link Download Driver Laptop / Notebook :

MERK

LINK DOWNLOAD DRIVER

Acer

Link

Advan

Link

A*note

Link

ASUS

Link

Axioo

Link

BenQ

Link

BYON

Link

Compaq

Link

Dell

Link

Forsa

Link

HP

Link

ION

Link

Lenovo

Link

MSI

Link

NEC

Link

Sony

Link

Toshiba

Link

Zyrex

Link1 Link2

Link Download Driver Motherboard :

Merk

Link Download

ABIT

Link

AOpen

Link

ASRock

Link

ASUS

Link

BIOSTAR

Link

Chaintech

Link

DFI LANParty

Link

ECS

Link

EPoX

Link

FoxConn

Link

Gigabyte

Link

Intel

Link

Jetway

Link

IWill

Link

MSI

Link1 Link2 L ink3

Next

Link

PCChips

Link

=================

Sebelum mendownload driver laptop dan motherboard tersebut tentunya perlu diketahui terlebih dahulu merk dan tipe produk hardware yang diperlukan…  Ok, Selamat mencari dan semoga bermanfaat…

Salam ….


Summary Report Test Antivirus akhir tahun 2009

Apakah di tahun 2010 ini anda kurang puas dengan antivirus di komputer anda dan berencana untuk menggantinya dengan produk AV lain? Sebelum memilih AV tentunya kita harus yakin bahwa AV tersebut telah diakui kehebatannya dalam melindungi komputer kita dari serangan virus/worm/malware yang kian hari semakin pintar… Jika anda masih bingung menentukan pilihan AV untuk komputer anda, ada baiknya untuk lebih memudahkan, kita lihat dulu hasil perbandingan tes kemampuan AV akhir tahun 2009 dalam mengatasi serangan virus/worm/malware yang dilakukan oleh  av-comparatives.org

Metode tes antivirus ini menggunakan metode Proactive test,  dimana antivirus digunakan dalam tes virus  yang belum terdapat di databasenya, Antivirus yang termasuk dalam tes ini adalah :

avast! Free 5.0
AVG Anti-Virus 9.0
AVIRA AntiVir Premium 9
BitDefender Antivirus 2010
eScan Anti-Virus 10
ESET NOD32 Anti-Virus 4.0
F-Secure Anti-Virus 2010
G DATA AntiVirus 2010

Kaspersky Anti-Virus 2010
Kingsoft Antivirus 2009+
McAfee VirusScan Plus 2010
Microsoft Security Essentials 1.0
Norman Antivirus & Anti-Spyware 7.30
Sophos Anti-Virus 9.0
Symantec Norton Anti-Virus 2010
TrustPort Antivirus 2010

Berikut The Winner (akhir tahun 2009) dari masing-masing klasifikasi :

Anda juga dapat mendownload Summary Report tentang masing-masing antivirus  diatas yang dibuat oleh av-comparatives.org ini secara terperinci disini berisi rewiew tentang Awards, winners dan comments.

==================

Dengan lebih mengetahui kelebihan masing-masing AV tersebut, tentunya akan lebih memudahkan kita untuk memilih Antivirus yang sesuai dengan kebutuhan komputer yang kita gunakan… Ok, segitu saja, semoga bermanfaat…

Salam …


Mengatasi Error Windows Event Viewer

Ketika bekerja dengan Windows anda pasti pernah menemukan pesan error yang segera menghilang setelah anda menekan tombol OK. Sebetulnya kesalahan yang terjadi di sistem anda tersebut dicatat oleh windows kedalam sebuah sistem-log oleh sebuah diagnostic tools yaitu “Windows Event Viewer” sehingga anda dapat melihat kembali error yang terjadi… hal ini berguna jika anda ingin mengetahui lebih detil tentang error yang terjadi pada sistem windows. Hanya dengan double klik, Windows Event Viewer akan menampilkan secara detil record setiap error yang terjadi dari waktu ke waktu sejak pertama kali anda mengistal atau reinstal sistem Windows. Jika anda suka menganalisa dan ingin memperbaiki error tersebut, tentunya Windows Event Viewer ini merupakan tool yang sangat membantu.

Sekedar mengingatkan,
berikut adalah cara menampilkan Windows Event Viewer : Klik Start, Run ketik eventvwr.msc –> Enter   atau Klik Start, pilih Kontrol Panel, klik dua kali Administrative Tools.–double klik Event Viewer maka jendela event viewer akan terbuka dan menampilkan informasi termasuk error dan warning yang pernah terjadi pada sistem .

===================

Namun permasalahannya,  bagaimana jika Windows Event Viewer – nya yang error? 😀 hehehe…. Posting kali ini akan membahas tentang hal tersebut.

Ketika anda memulai Windows Event Viewer, kemudian muncul salah satu pesan error berikut :

“Event Log service is unavailable. Verify that the service is running”

atau

“Windows could not start the Windows Event Log service on Local Computer.Error 1079: The account bla..bla..bla..”

atau

“Windows could not start the Task Scheduler service on Local Computer.Error 1068: The dependency bla..bla..bla”

Maka untuk mengatasi hal tersebut, kita harus sedikit melakukan editing registry sederhana … caranya :

  • seperti biasa, Klik Start, Run ketik Regedit
  • Cari list berikut : HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\services\eventlog
  • Double klik value ObjectName pada panel disebelah kanan :

set data menjadi        : LocalSystem [untuk Windows XP]
set data menjadi : NT AUTHORITY\LocalService [untuk Windows Vista & Windows 7]

  • Restart Windows.

Cara mudah untuk setting diatas dapat juga diperbaiki secara otomatis dengan Registry Fix, download eventlog-svc-fix.zip disini, buka dan klik dua kali file .REG (sesuaikan dengan OS anda). file zip tersebut telah include REG fix untuk Windows XP dan Windows 7/Vista. Restart Windows setelah menjalankan .reg file.

Selesai.
======================

Berguna atau tidaknya tools Windows Event Viewer ini terserah penilaian anda, posting ini ditulis sekedar ingin berbagi saja, so… 😀 selamat mencoba, semoga bermanfaat (bagi yang memerlukan)….

Salam ….


Mengatasi Registry Keys yang tidak bisa dihapus

Ketika berhadapan dengan Malware, kita mungkin harus menghapus beberapa entri registri buatan malware tersebut secara manual untuk pembersihan. pada beberapa kasus karena ulah malware yang memodifikasi registri, maka kita akan mendapatkan pesan “Error Deleting Key” yang artinya Anda tidak memiliki izin untuk menghapus entri tersebut. Untuk itu, diperlukan langkah-langkah tambahan untuk mereset registri Permissions ACL terlebih dahulu, sebelum dapat menghapus entri registri.


Untuk memudahkan mereset registri Permissions ACL dan menghapus entri registri secara manual anda dapat menggunakan  tool RegASSASSIN dari Malwarebytes. RegASSASSIN adalah aplikasi portabel yang memungkinkan Anda untuk menghapus kunci registri. Yang berminat boleh download disini

============ Sebelum anda melakukan penghapusan entri registri dengan RegASSASSIN, ada baiknya untuk melakukan back up registri terlebih dahulu sehingga nantinya anda bisa merestorenya kembali jika terjadi kesalahan…

Maaf, sekedar mengingatkan, cara back up registri Windows XP secara manual

  1. Klik Start, Run, ketikkan : %SystemRoot%\system32\restore\rstrui.exe –> OK.
  2. pada halaman Welcome to System Restore, klik “Create a restore point”, –> Next .
  3. Pada halaman Create a Restore Point, berikan nama untuk restore point –> Klik Create
  4. setelah restore point selesai dibuat, klik Close.

Jika system Restore dalam keadaan turned off, akan muncul pesan yang menanyakan “you want to turn on System Restore now”. Klik Yes. Lalu pada System Properties dialog box, buang centang pada Turn off System Restore, klik OK.

Sekedar mengingatkan juga, cara restore registry Windows XP secara Manual

  1. Klik Start, Run, ketikkan :  %SystemRoot%\System32\Restore\Rstrui.exe –> OK.
  2. pada halaman Welcome to System Restore, Klik “Restore my computer to an earlier” time –> Next .
  3. Pilih system checkpoint (yang telah anda simpan) klik entry “Guided Help (Registry Backup),” –> Next. –> OK.
  4. Pada halaman Confirmasi Restore Point klik Next. System Restore akan mengembalikan configurasi Windows XP pada system checkpoint yang anda pilih, kemudian komputer akan restart, jika muncul konfirmasi System Restore, klik OK..

Catatan : cara back up registri untuk  Vista lihat disini dan Windows 7 lihat disini

=================  Ok, kembali ke RegASSASSIN

Cara menghapus registri yang tidak bisa dihapus dengan RegASSASSIN :

  • Copy Registry key dengan cara Klik-kanan pada key dan pilih Copy Key Name.

  • Jalankan RegASSASIN dan paste registry key yang sudah dikopi pada langkah 1.

  • Jika anda hanya ingin me-reset registry key, berikan conteng hanya pada pilihan “Reset registry key permissions”
  • Namun jika anda ingin menghapus registry key berikan conteng pada kedua pilihan “Reset registry key permissions” dan “Delete registry key and all subkeys”
  • Klik tombol delete
  • Klik Yes pada semua proses dialog yang muncul hingga memunculkan pesan “The registry key has been deleted succesfully!” — klik OK, selesai…

===============================================

Registry yang bersih tentu sangat berpengaruh terhadap kestabilan windows, lakukan trik diatas dengan hati-hati (with your own risk)… Semoga bermanfaat 😀 ….

Salam ….


Menghilangkan Blank Entries pada MSConfig Startup Tab Windows XP

Terkadang setelah melakukan uninstall sebuah software, dalam Konfigurasi Sistem Utility (MSConfig.exe) di Windows XP terdapat entri yang kosong. Konfigurasi sistem tersebut tentunya dapat memperlambat waktu start up windows ketika booting. Hal ini terjadi karena setelah anda meng-uninstal sebuah program, entri startup pada registri data program yang dibuang tadi tertinggal dengan value kosong. Posting kali ini adalah tentang bagaimana menghapus entri tersebut sehingga waktu start up tidak terbebani oleh entri kosong tadi, dengan cara mengedit registri.

Ok, langsung saja….

  • Aktifkan / beri conteng item yang sudah dinonaktifkan, dan kemudian klik Apply, ini bertujuan untuk mengembalikan / menampilkan kembali (alamat) entri registri, sehingga Anda dapat mengeditnya secara manual.

  • Catat alamat entri registri kosong, sehingga nantinya dapat dengan mudah menuju pada lokasi registri.

(Petunjuk: HKLM berarti HKEY_LOCAL_MACHINE dan HKCU berarti HKEY_CURRENT_USER)

  • Klik Start, Run. Ketik Regedit –> ENTER.
  • Cari  registri cabang yang Anda catat pada Langkah 2.
  • Klik kanan pada nilai data yang kosong, dan pilih Delete.

Catatan : Hapus juga Jika terdapat value data bernama Default (tidak disebutkan namanya) yang memiliki data bernilai kosong, Klik kanan pada (Default) dan pilih Delete. Setelah dihapus, secara otomatis akan terbaca sebagai: (value not set)

Nb: Pada Windows Vista dan Windows 7, telah dilakukan perbaikan bug sehingga Msconfig tidak lagi menampilkan entri “kosong”.
========================================

Registry yang bersih tentu sangat berpengaruh terhadap kestabilan windows, lakukan trik diatas dengan sangat hati-hati (with your own risk)… Semoga bermanfaat 😀 ….

Salam ….


Mencari Crack, Keygen dan Serial Software dengan Craagle 3.0

Sebuah software shareware atau berbayar, meski dapat didownload gratis namun dalam installasinya, akan berfungsi hanya jika kita membeli key registrasi. Kita harus membayar via paypal atau kartu kredit… padahal kita betul-betul memerlukan software tersebut… hmmm ada sebuah trik lama namun masih bisa digunakan, yaitu dengan memanfaatkan sebuah tool kecil “Craagle”.

Tools ini mampu mencarikan Crack, Keygen dan Serial untuk Software yang berbayar, hanya dengan mengisikan nama software beserta versinya agar pencarian lebih spesifik pada kolom search. Craagle berfungsi seperti Google atau Yahoo sebagai mesin pencari, namun khususkan untuk pencarian crack atau keygen, serial number dan cover software. Sangat mudah jika anda ingin download tools ini .. boleh sedot disini untuk versi 1.8 dan disini untuk versi 3.0 atau boleh juga ketik key word “download craagle.exe” pada google maka akan anda temukan banyak link download craagle tersebut 😀 .

Tools ini bersifat portable atau tanpa instal.. Setelah download dan run kemungkinan antivirus anda akan mendeteksinya sebagai virus, trojan atau mallware… abaikan saja, ignore, atau matikan sementara AV nya.. karena cara kerjanya yang mirip trojan (?) itulah yang membuat AV mengidentifikasi tools ini sebagai virus.

=========================

Setelah anda mendapatkan crack, serial, keygen yang diinginkan anda tinggal copy serial atau download crack/keygen tersebut… well,.. happy hunting, semoga bermanfaat…

Salam ….


Hacker

Hacker??… Dalam kamus yang lebih banyak dimengerti orang awam, karena ditegaskan penggunaannya oleh media massa, hacker diartikan sebagai penjahat yang menggunakan computer (cybercrime). Asal-usul kata hacker mungkin tak ada kaitannya dengan kejahatan,tetapi fakta di masyarakat istilah hacker telah begitu terkait dengan kejahatan,sehingga orang lebih mudah menyebut hacker adalah seorang penjahat yang menggunakan kemampuan computer daripada istilah lain…
Definisi hacker umumnya terkait dengan, 1)kemampuan teknis, 2)kesukaan untuk menyelesaikan masalah, 3)rasa ingin tahu, 4)melampaui batasan-batasan yang ada,baik dalam diri maupun dari lingkungan.

Ketika sedang browsing mencari sebuah ebook, tanpa sengaja malah tersesat dan menemukan buku ini diantara list download yang saya lupa linknya.. 😀 penasaran, maka saya download buku berbahasa indonesia tersebut (cuma 344kb).

Sedikit review isi buku : (halaah … malah jadi iklan 😛 )

Dalam 63 halamannya, buku ini berusaha menampilkan dua sisi hacker, sisi pertama adalah mereka yang menggunakan kemampuan teknisnya untuk mengembangkan dunia teknologi informasi dan komputer. Kelompok ini kerap disebut dengan istilah White-Hat Hackers. Sedangkan di sisi lain adalah mereka yang menggunakan kemampuan teknis untuk melakukan sesuatu yang melanggar batas-batas norma dan etika. Inilah kelompok Black-Hat Hackers, kelompok yang sangat dekat dengan kejahatan elekronik.

Namun, sebenarnya dunia hacker tidak hitam-putih, istilah White-Hat dan Black Hat tidak bisa jadi harga mati. Umumnya seorang yang bergerak di bidang computer dan gemar melakukan kreasi dan eksperimen,terutama di bidang keamanan computer, lebih cocok dimasukkan dalam golongan Gray-Hat Hackers, hacker topi kelabu.
Ada satu ungkapan yang cukup terkenal dalam komunitas hacker,’Show me the code’ Artinya,tunjukkan padaku kode (pemrograman) yang telah kamu buat. Ungkapan ini menegaskan dua hal: 1)bahwa hacker dinilai berdasarkan keahliannya membuat kode program, dan 2) bahwa kode program seharusnya tidak terkunci tapi dapat ditunjukkan pada masyarakat luas… Semoga melalui buku ini pembaca dapat melihat hacker secara utuh dan memahaminya tanpa prasangka lagi.

jika anda tertarik, saya akan membaginya dengan anda… download buku Di Balik Kisah-kisah Hacker Legendaris (karangan Wicak Hidayat & Yayan Sopyan) di sini

Semoga menjadi bacaan yang bermanfaat ….

Salam …


Membuat Double-Panel Explorer Untuk Windows 98/Me/2000/XP

Pada vista Secara default ketika di-klik My Computer, jendela Explorer akan terbuka dengan double panel sehingga sangat memudahkan user untuk mengekplorasi file, namun tidak demikian pada OS Windows 98/Me/2000/XP yang hanya akan membuka satu panel dan tidak menampilkan bagian Folder di sisi kiri sebelum anda klik pilihan folder pada tab atas.

Pada posting kali ini kita akan melakukan Tweak registry untuk mengubah perilaku default Windows 98/Me/2000/XP sehingga dapat langsung terbuka jendela Explorer dengan dua-panel seperti pada vista dan seven.

Tampilan Explorer sebelum dilakukan tweak (satu panel) :


Tampilan Explorer setelah dilakukan tweak (double panel) :


Caranya? …

  • Klik Start, Run, ketikkan regedit
  • Cari System Key berikut : HKEY_CLASSES_ROOT\Folder\shell\open\ddeexec
  • Pada panel di sebelah kanan, klik dua kali Value : (Default)
  • pada Value Data: ([ViewFolder(“%l”, %I, %S)], rubahlah menjadi  : [ExploreFolder(“%l”, %I, %S)]
  • Tutup Registry editor dan tekan F5 (refresh)
  • Selesai….

Peringatan : Memodifikasi registri dapat menyebabkan masalah serius yang mungkin mengharuskan Anda untuk menginstal ulang sistem operasi Anda. Gunakan informasi yang diberikan at your own risk. (sebenarnya tidak seseram itu, asalkan anda melakukannya dengan hati hati… Ok?).

=====================

Well,… berguna atau tidaknya tweak ini tergantung dengan selera anda 😀 Segitu saja, semoga bermanfaat…

Salam….


Mengatasi Error pada Add or Remove Programs dan Add/Remove Windows Components

Add/Remove Programs merupakan aplikasi windows berbasis grafis untuk menginstal dan menghapus aplikasi yang terinstal pada komputer, sedangkan Add/Remove Windows Components adalah fasilitas windows untuk menghapus program yang merupakan komponen Windows, seperti Notepad, Writepad, Paint, Pinball dan lain sebagainya. Oleh suatu sebab, adakalanya kedua fasilitas diatas mengalami error… nah, posting berikut akan membahas tentang error tersebut.

Tidak bisa akses Add or Remove Programs

Untuk melakukan Uninstal program pada windows XP kita biasanya menggunakan fasilitas Add or Remove Programs yang ada dalam control panel, tapi bagaimana jika  Add or Remove Programs tersebut tiba tiba tidak bisa diakses dan menampilkan pesan error :

“Add or Remove Programs has been restricted. Please check with your administrator”

Jika komputer anda terpasang ke sebuah domain, administrator jaringan mungkin telah menonaktifkan Add or Remove Programs… solusinya, anda tinggal meminta bantuan sang administrator… tapi jika komputer anda bukan komputer jaringan alias standalone systems, maka jika pesan error diatas muncul, untuk memperbaikinya ikuti langkah-langkah berikut :

  • Klik Start, Run, ketikkan : Regedit.exe
  • Cari string berikut :
  1. HKEY_CURRENT_USER \ Software \ Microsoft \ Windows \ CurrentVersion \ Policies \ Uninstall
  2. HKEY_LOCAL_MACHINE \ Software \ Microsoft \ Windows \ CurrentVersion \ Policies \ Uninstall
  • Delete value NoAddRemovePrograms jika terdapat pada string diatas
  • Cari string berikut :
  1. HKEY_CURRENT_USER \ Software \ Microsoft \ Windows \ CurrentVersion \ Policies \ Explorer
  2. HKEY_LOCAL_MACHINE \ Software \ Microsoft \ Windows \ CurrentVersion \ Policies \ Explorer
  • Delete value NoControlPanel jika terdapat pada string diatas
  • Close Regedit.exe

================================

Error pada Add/Remove Windows Components

Add/Remove Windows Components merupakan fasilitas windows untuk menambah atau menghilangkan komponen bawaan windows… Permasalahan muncul ketika anda klik tombol Add/Remove Windows Components tiba-tiba memunculkan pesan error :

“Setup library comsetup.dll could not be loaded, or function OcEntry could not be found”

Dan ketika diklik OK, muncul lagi pesan error :

“The application could not be initialized”

Penyebab munculnya pesan error tersebut adalah hilangnya file comsetup.dll dari C:\Windows\system32\setup.

Untuk memperbaikinya ada 2 cara :

Cara 1 :

Copy file comsetup.dll yang tersimpan di C:\Windows\system32\dllcache (merupakan folder yang menyimpan salinan file comsetup.dll) Jadi, kopy-kan file comsetup.dll ke lokasi berikut: C:\Windows\System32\setup

Catatan :
Folder DLLCache pada folder C:\Windows\system32 beratribut hidden, artinya hanya bisa terlihat jika anda menampilkan hidden file terlebih dahulu dengan cara: buka My computer, klik pada tab tools, pilih folder option, kemudian klik tab view, cari pilihan Hidden files and folder, klik / beri centang pada Show hidden files and folder, hilangkan juga centang pada dua kotak dibawahnya yang bertuliskan Hide extentions forr file types dan Hide protected operating system files. Dan jika sudah jangan lupa mengembalikan setting hidden tersebut.

Cara 2:

Extract comsetup.dll dari CD Windows XP

  • Masukkan CD Windows XP dalam CD-Room
  • Klik Start, Run dan ketikkan : CMD
  • Pada Command Prompt, ketikkan :

expand X:\i386\comsetup.dl_ -r c:\windows\system\setup


Catatan :
X:\ adalah drive letter CD-ROM . Pada perintah diatas diasumsikan Windows terinstal pada drive C:\

================================

Huaaahhhmm..dah malam… Segitu saja dulu, semoga dapat bermanfaat…

Salam ….


Memperbaiki Error Disk Defragmenter XP dan Vista

Defragment pada hard disk memang sangat disarankan oleh pihak Microsoft, anda dapat melakukannya dengan menggunakan tools bawaan Windows atau menggunakan Software lain. Untuk defragment bawaan windows dapat dilakukan dengan cara membuka My Computer, klik kanan pada disk drive, pilih properties, lalu buka tab tools, pada bagian Defragmentation terdapat tombol Defragment Now.

Namun permasalahan timbul ketika ternyata tidak terlihat tombol Defragment Now atau ketika di-klik menampilkan pesan error :


“The Disk Defragmenter is not installed on your computer. To install it, double-click the Add or Remove Programs icon in Control Panel, click the Install/Uninstall tab, and then follow the instructions on your screen”

Sebelum anda memutuskan untuk mencoba menggunakan Software defragment pihak lain (yang belum tentu dapat menyelesaikan masalah diatas) ada baiknya untuk mencoba memperbaikinya dengan cara :

Pada Windows XP

Cara 1: Memperbaiki Path Defrag dengan Registry

  • Klik Start, ketik regedit –> ENTER
  • Cari String : HKEY_LOCAL_MACHINE \ SOFTWARE \ Microsoft \ Windows \ CurrentVersion \ explorer \ MyComputer \ DefragPath
  • Double klik (default) and set value data menjadi : C:\Windows\system32\dfrg.msc %c:
  • Tutup Registry Editor.

Untuk melakukan hal diatas secara otomatis, download dfrgfix_xp.zip, disini, extract hasil download dan Double klik file dfrgfix_xp.reg.

Cara 2: Reinstal Disk Defragmenter

  • Klik Start, Run dan ketikkan %windir%\INF
  • Carilah file dfrg.inf, klik kanan and pilih Install

Catatan:
Akan terdapat dua file yaitu dfrg.inf dan dfrg.pnf (Pastikan anda memilih dfrg.inf) Klik kanan pada INF file dan pilih  Install.

=================================

Pada Vista

  • Klik Start, Ketikkan regedit.exe –> ENTER
  • Cari String : HKEY_LOCAL_MACHINE \ SOFTWARE \ Microsoft \ Windows \ CurrentVersion \ explorer \ MyComputer \ DefragPath
  • Pada panel sebelah kanan, double klik (default) and set value data menjadi : C:\Windows\System32\dfrgui.exe
  • Tutup Registry Editor.

Untuk melakukan hal diatas secara otomatis, download dfrgfix_vista.rar disini, extract hasil download dan double klik file dfrgfix_vista.reg

=================================

Jika tombol Analyze and Defragment pada Disk Defragmenter tidak dapat digunakan dan memunculkan pesan error :

“Windows cannot connect to the Disk Defragmenter engine”

Maka solusinya adalah :

Enable-kan DCOM Process Launcher Service

  • Klik Start, pilih Run dan ketik : Services.msc
  • Double Klik DCOM Server Process Launcher
  • Rubah startup type menjadi Automatic
  • Restart Windows.

Catatan:
service Firewall Windows  kemungkinan gagal setelah DComLaunch di-disable. lebih detil lihat :  [http://support.microsoft.com/?kbid=892504] “The Windows Firewall service cannot start if the DCOM Process Launcher Service is disabled”

Semoga Fix diatas dapat menyelesaikan masalah sehingga anda dapat kembali melakukan defrag hard disk, menggunakan tools bawaan Windows…Semoga bermanfaat…

Salam….

😀


Shortcut Windows

Posting tentang shortcut ini sebenarnya  topik lama…. sekedar catatan ringan saja 😛 …

Shortcut pada windows dapat diartikan sebagai perintah secara cepat atau jalan pintas, bila kita sedang bosan “klak-klik-kluk” menggunakan mouse maka kita dapat menggunakan tombol keyboard sebagai shortcut..

Tidak perlu diperpanjang lagi basa-basinya, berikut shortcut keyboard yang biasa digunakan hampir disemua aplikasi windows.

Shortcut umum.

  • CTRL + C = Copy / menduplikat.
  • CTRL + V = Paste / menyisipkan.
  • CTRL + X = Cut.
  • CTRL + Z = Undo / mengembalikan ke keadaan sebelumnya / membatalkan perintah.
  • DELETE = Menghapus.
  • SHIFT + DELETE = Menghapus item (link menu, file, folder, dll) secara permanen tanpa menyimpannya di Recycle Bin.
  • CTRL (sambil drag) = Menduplikat (copy) item yg dipilih .
  • CTRL + SHIFT (sambil drag) = Membuat shortcut dari item yang dipilih.
  • CTRL + panah atas = Pindah ke awal paragraf sebelumnya.
  • CTRL + panah bawah = Pindah ke awal paragraf berikutnya.
  • CTRL + panah kanan = Pindah ke awal kata berikutnya.
  • CTRL + panah kiri = Pindah ke awal kata sebelumnya.
  • CTRL + SHIFT + tombol panah = Mem-blok teks
  • SHIFT + tombol panah = Memilih lebih dari satu item dalam sebuah jendela atau di dalam desktop. Ataumem-blok teks dalam pengetikan dokumen.
  • CTRL + A = Memilih / menyeleksi semua item atau teks.
  • F3 = Menjalankan program pencarian file atau folder.
  • ALT + ENTER = Membuka kotak dialog Properties untuk item yang dipilih.
  • ALT + F4 = Keluar dari program/aplikasi. Menutup item.
  • ALT + SPACEBAR = Menampilkan menu shortcut untuk jendela/window.
  • CTRL + F4 = Menutup dokumen dalam sebuah program berbasis dokumen, seperti Ms Word, Excel, dll.
  • ALT + TAB = Berpindah fokus antar program-program yang sedang dijalankan bersamaan.
  • ALT + ESC = Berpindah fokus ke tampilan program berikutnya. (urutannya mulai dari yang pertamadijalankan).
  • F6 = Berpindah fokus ke elemen berikutnya di dalam desktop. (saat berada dalam tampilan desktop).
  • F4 = Menampilkan daftar pada Address bar dalam program Windows Explorer.
  • SHIFT + F10 = Menampilkan menu shortcut. Sama dengan klik kanan mouse.
  • CTRL + ESC = Menampilkan menu start.
  • ALT + huruf menu yang digaris bawah = Menjalankan perintah menu yang dipilih.
  • F10 = Mengaktifkan / fokus pada menu dalam program. Setelah fokus pada menu, kita dapat melihat sub-sub menu-nya dengan menggunakan tombol panah.
  • panah kanan = Membuka/menampilkan menu di sebelah kanannya (sub menu).
  • panah kiri = Membuka/menampilkan menu di sebelah kirinya. Atau menutup sub menu.
  • F5 = Me-refresh program desktop.
  • BACKSPACE = Pindah ke folder satu level di atasnya di dalam Windows Explorer.
  • ESC = Membatalkan sebuah task / kotak dialog
  • SHIFT (saat sedang memasukkan CD/DVD) = Mencegah CD menjalankan program otomatisnya.

Shortcut dialog box.

  • CTRL+TAB = Pindah fokus ke tab berikutnya.
  • CTRL+SHIFT+TAB = Pindah fokus ke tab sebelumnya.
  • TAB = Pindah fokus ke pilihan (option) berikutnya.
  • SHIFT+TAB = Pindah fokus ke pilihan (option) sebelumnya.
  • ALT + huruf yg bergaris bawah = Fokus ke pilihan (option) yg dimaksud atau menjalankan perintah Tombol yang dimaksud.
  • ENTER = Menjalankan perintah tombol default.
    SPACEBAR = Memberi / menghilangkan tanda cek pada pilihan (option).
  • F1 = Menampilkan bantuan program.
  • F4 = Menampilkan daftar-daftar yang ada di kotak daftar.
  • BACKSPACE = Pindah ke folder satu level di atasnya di dalam kotak dialog Save As dan kotak dialog Open.

==================

Tertarik dan mau tahu lebih banyak? jalan-jalan sebentar ke sini : http://support.microsoft.com/kb/126449

Sebetulnya disetiap aplikasi selalu disediakan shortcut yang bertujuan mempermudah anda dalam menggunakan fasilitas aplikasi tersebut dan biasanya perintah shortcut tersebut dapat anda pelajari pada menu help.. sedangkan pada catatan diatas hanya merupakan shortcut umum yang biasa dipakai… jadi selebihnya anda bisa cari sendiri.. Ok? … :D. Baik Segitu saja dulu, semoga bermanfaat.

Salam ….


Beberapa Tool Pengaturan Startup

Pernah merasa bosan ketika menyalakan komputer kemudian menunggu, dan menunggu, sampai semua program, aplikasi, widget, dan semua instalasi yg tidak anda ketahui selesai loading?… 😀  Banyak tool utility untuk pengaturan startup yang versi berbayar, namun tidak ada salahnya mencoba salah satu dari lima startup manajer gratisan berikut..

Startup manajemen untuk Windows dibawah ini merupakan lima tool paling populer. Jika Anda belum pernah menggunakan startup manajer sebelumnya, sekaranglah waktunya untuk memulai dan potonglah waktu startup rutin Windows dengan pengelolaan yang lebih mudah.

CCleaner Download
Tools ini tidak sepenuhnya alat manajemen startup, selain dapat digunakan untuk membersihkan cookies dan elemen lain yang tidak diinginkan, merapikan registri juga memungkinkan Anda untuk menghapus entri dari file startup, meskipun Anda tidak dapat mengubah, melakukan tweak, atau menyisipkan entri. Anda hanya dapat menghapusnya. Namun, tools ini dapat menghentikan program pengganggu yang muncul setiap kali Anda reboot.

Startup Control PanelDownload

Merupakan sebuah alternatif sederhana startup manager Windows dengan ukuran kecil (hanya34K), bersifat portabel, dan mempunyai pilihan beragam untuk membantu Anda mengelola fungsi-fungsi startup tanpa menawarkan banyak pilihan yang bisa mengacaukan proses boot anda. Anda dapat menonaktifkan aplikasi startup sebagai user, group, atau entry registry . Entri yang dihapus dapat disimpan untuk sistem restore.

Startup DelayerDownload

Tools ini membantu Anda dengan mudah untuk menghapus aplikasi startup. Sering kali anda tidak menginginkan terlalu banyak aplikasi ketika komputer booting sehingga dapat mempercepat waktu startup. Dengan Startup Delayer Anda dapat menghapus entri, mengedit entri, dan menetapkan waktu tunda untuk setiap entri yang membebani CPU anda.

Autoruns Download

Pengaturan konfigurasi startup dengan Autoruns, mempunyai pilihan untuk mengetahui segala sesuatu dari layanan  Windows dan aplikasi pihak ketiga pada saat booting, jadi berhati-hatilah ketika menonaktifkan proses Windows. Tool ini memiliki fitur berguna yang memungkinkan Anda untuk menyembunyikan semua komponen inti Windows, membatasi dan melumpuhkan aplikasi pihak ketiga.

MSConfig (Win + R –> “msconfig”)

Utilitas Konfigurasi Sistem microsoft pertama kali muncul kembali pada tahun 1998 dengan peluncuran Windows 98. pada Windows built-in standar, Msconfig adalah utilitas sederhana untuk mengelola startup yang berhubungan dengan konfigurasi, termasuk layanan yang startup yang menjalankan aplikasi ketika Windows boot. Hal yang lebih dari sekedar on / off dengan menggunakan centang pada kotak, sangat mudah digunakan hanya dengan mengetik “msconfig” pada run (Win + R) dan centang item yang tidak diinginkan pada saat startup.

==================

Sekali lagi, sekedar mengingatkan… berhati-hatilah ketika menonaktifkan proses startup Windows, jika anda tidak benar benar mengetahui proses yg ingin di-disable atau dibuang, ada baiknya untuk bertanya kepada yang lebih mengerti… atau anda bisa memanfaatkan google untuk mengetahui devinisi proses yang akan di-disable tersebut. segitu saja, semoga bermanfaat …

salam … 😀


A – Z Tentang Komputer dan Data Security Threats

Saat ini, saya yakin hampir Semua pengguna komputer tahu (atau pernah merasakan) virus komputer 😀  … atau setidaknya pernah mendengar tentang keberadaan virus tersebut. Hampir 30 tahun lalu, virus komputer pertama ditulis (Elk Cloner), tampaknya dengan maksud menampilkan puisi pendek ketika komputer boot untuk ke-50 kalinya. Dan sejak saat itu, jutaan virus dan malware lainnya virus email, Trojan, worm, spyware, keylogger dan segala antek-anteknya mulai bermunculan, beberapa darinya telah mampu menyebar di seluruh dunia dan menjadi perhatian. Banyak orang telah merasakan bagaimana virus menginfeksi komputernya dengan sampah bahkan menghapus file…

Dalam imajinasi populer, malware berarti pranks atau sabotase. Hingga pada awal 1990-an pernah terjadi kepanikan global tentang virus Michelangelo. Dan kepanikan ini terjadi lagi ketika jutaan komputer terinfeksi dengan SoBig-F virus yang mampu mendownload program tidak dikenal dari web pada waktu yang ditetapkan oleh pembuatnya, sampai-sampai perusahaan anti-virus membujuk penyedia layanan internet untuk menutup server untuk menghindari skenario “hari kiamat” tersebut…

Lalu Bagaimana virus di masa depan? Memprediksi bagaimana ancaman keamanan akan dikembangkan adalah hampir mustahil. Beberapa penafsir beranggapan bahwa tidak akan ada lebih dari beberapa ratus virus, dan Microsoft (Bill Gates) menyatakan bahwa spam tidak lagi menjadi masalah pada tahun 2006. Belum jelas bagaimana  ancaman virus yang akan datang di masa depan atau bagaimana ancaman virus akan menjadi lebih serius.  Yang jelas adalah bahwa setiap kali ada kesempatan untuk keuntungan finansial, maka para pembuat virus akan berusaha untuk mengakses dan melakukan penyalahgunaan data.

Huah… pengantarnya kepanjangan? hehe…  😛

Mungkin tidak semua dari kita mengetahui serangan-serangan yang dilakukan virus seperti serangan berupa Adware, Autorun worm, trojan Backdoor, Cookie, sampai Zombies… namun jika anda tertarik untuk mengetahui lebih jauh, Sophos Antivirus telah mengeluarkan sebuah Treatsaurus berupa Kamus mini yang berisi informasi semua jenis treat virus dari A sampai Z, diantaranya menjelaskan tentang :

  • Adware
  • Anonymizing proxies
  • Autorun worms
  • Backdoor Trojans
  • Blended threats
  • Boot sector malware
  • Botnet
  • Browser hijackers
  • Brute force attack
  • Buffer overflow
  • Chain letters
  • Command and control center
  • Cookies
  • Data leakage
  • Data loss
  • Data theft
  • Denial-of-service attack
  • Document malware
  • Email malware
  • Exploits
  • Fake anti-virus malware
  • Hoaxes
  • Internet worms
  • dll…dll…dll…

Treatsaurus ini berisi treat-treat yang sering menyerang komputer, jenis-jenis software security serta hardware yang digunakan untuk mengamankan komputer, tips keamanan dari serangan virus, trojan, worm, spyware, hoax dan tentang sejarah singkat perkembangan virus.

Jika tertarik anda dapat memiliki kamus mini ini dengan mendownloadnya dari sini.

Segitu saja, Semoga bermanfaat …

Salam …